Rumah Staf Ahli Pemkab Abdya, Jufri Yusuf di Aceh Besar yang digasak maling. Foto: Ist
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Rumah Staf Ahli Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya), Jufri Yusuf yang terletak di Gampong Lampeudaya, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar dijarah maling.
Pencurian itu terjadi ketika rumah yang selama ini ditempati oleh anak Jufri Yusuf sedang kosong karena ditinggal mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
Peristiwa pembobolan tersebut mengakibatkan semua isi rumah mereka habis di gasak pencuri, termasuk satu unit Sepeda Motor (Sepmor) Honda Beat dengan nomor polisi (Nopol) BL 4760 CP.
Pemilik rumah, Jufri Yusuf mengatakan, aksi pencurian ini baru diketahui saat anaknya kembali ke rumah tersebut pada Sabtu, 28 Maret 2026, dan mendapati kondisi rumah sudah berantakan
“Kemarin waktu anak saya kembali ke rumah disana, dia melihat rumah sudah berantakan dan semua isi raib dicuri,” kata Jufri, Senin (30/3/2026).
Lebih lanjut, sebut Jufri, semua barang dalam rumah yang digasak pencuri diantaranya satu unit sepeda motor, satu unit mesin cuci, satu unit kulkas, dua unit spring bad, satu kompor gas beserta tabung gas, satu unit laptop, tiga lembar daun pintu kamar.
Kemudian, tambah Jufri, maling juga mencuri satu unit mesin pompa air, satu unit mesin doorsmeer mini, empat lembar ambal, satu koper baju, satu buah jam tangan bahkan piring, gelas, sendok dan hanger.
“Bisa saya bilang, semua isi dalam rumah kami disana habis di kuras oleh pencuri,” kata dia.
Tak hanya rumahnya, kata Jufri, peristiwa sama juga dialami oleh dua orang tetangga yang tinggal bersebelahan dengan rumahnya. Bahkan, isi rumah tersebut juga habis di kuras maling.
“Kalau kapan kejadian pencurian itu kita tidak tahu, karena anak-anak sudah pulang ke kampung karena libur lebaran. Namun yang pastinya kejadian itu setelah anak kami yang kuliah disana pulang libur lebaran,” ucapnya.
Jufri menyebutkan, pihaknya telah membuat laporan kepada Polsek Darussalam Polresta Banda Aceh atas pencurian tersebut. Bahkan, setelah laporan tersebut dibuat pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Kami sangat berharap kepada polisi bisa segera mengungkap pelakunya yang telah mencuri semua isi rumah kami, karena perbuatan pelaku ini memang sangat biadab lantaran semuanya di curi tanpa ada sisa apapun,” ungkapnya.
Analisaaceh.com, Blangpidie | Harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok, khususnya tomat dan cabai di pasar tradisional…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Majelis hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh kembali menggelar sidang tuntutan perkara…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan 1 Zulhijjah 1447 Hijriah…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem menginstruksikan pencabutan…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 30 kejadian gempa…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebanyak 390 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 10 Embarkasi Aceh…
Komentar