Bupati Abdya, Safaruddin saat menyampaikan sambutan pada acara temu ramah keluarga besar Cabdin Abdya berlangsung di Aula Kacabdin Abdya, Kamis (16/7/2026) sore. Foto:Ahlul Zikri/Analisaaceh.com
Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin mengajak seluruh jajaran Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Abdya dan pihak sekolah untuk memperkuat sinergi demi meningkatkan kualitas dunia pendidikan di kabupaten setempat.
Ajakan tersebut disampaikan Safaruddin saat menyampaikan sambutan pada acara temu ramah keluarga besar Cabdin Abdya berlangsung di Aula Kacabdin Abdya, Kamis (16/7/2026).
Safaruddin mengungkapkan rasa syukur karena keinginan agar Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Abdya dipimpin putra daerah akhirnya terwujud.
“Saat menyampaikan kampanye politik, saya menginginkan Kacabdisdik Abdya merupakan warga Abdya. Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Aceh yang telah memberikan kepercayaan kepada putra Abdya memimpin Cabdin wilayah Abdya,” kata Safaruddin.
Menurutnya, keberadaan Cabdin harus menjadi mitra strategis Pemkab Abdya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Ia menilai selama ini masih terdapat kendala komunikasi yang menghambat koordinasi antar lembaga.
“Cabdin, Dinas Pendidikan Kabupaten dan Pemkab Abdya harus saling bersinergi demi meningkatkan kualitas dunia pendidikan. Saya menyadari kelemahan kita selama ini adalah komunikasi yang belum tersambung dengan baik, padahal yang kita kelola adalah sekolah-sekolah tempat anak-anak Abdya menyiapkan masa depan mereka,” ujarnya.
Ia mengapresiasi langkah Cabdin Abdya yang mulai membangun semangat kolaborasi. Bahkan, Pemkab Abdya akan melibatkan Cabdin dalam pelaksanaan Pekan Kreativitas Pendidikan Abdya yang direncanakan berlangsung pada akhir Oktober 2026.
“Hari ini, Cabdin Abdya sudah membangun semangat kolaborasi, dan saya membuka ruang seluas-luasnya. Salah satu upaya konkret dalam membangun sinergi tersebut adalah rencana pelaksanaan Pekan Kreativitas Pendidikan Abdya,” ucapnya.
Lebih lanjut, sebut Safaruddin, kegiatan tersebut akan melibatkan seluruh sekolah di Abdya, baik peserta didik maupun tenaga pendidik. Menurutnya, ajang itu menjadi wadah bagi guru untuk menampilkan inovasi pembelajaran, karya jurnalistik, hingga berbagai kreativitas pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Saya berharap kegiatan Pekan Kreativitas Pendidikan Abdya nantinya bisa menjadi wadah bagi siswa dan pendidik untuk menuangkan ide, gagasan, serta inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman,” katanya.
Selain itu, Safaruddin menyoroti masih rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Aceh yang menjadi tantangan bersama, khususnya di sektor pendidikan. Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan arah baru dalam pembangunan pendidikan.
Ia menegaskan, perlunya langkah nyata untuk mengangkat kualitas guru dan kepala sekolah. Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen memfasilitasi para pendidik agar dapat menempuh pendidikan hingga jenjang S2 maupun S3.
“Kita harus membangun pendidikan yang berkelanjutan dengan meningkatkan kualitas tenaga pendidik. Guru dan kepala sekolah harus terus meningkatkan kompetensinya. Kalau memungkinkan, kita bantu melanjutkan pendidikan hingga jenjang S2 bahkan S3,” kata Safaruddin.
Safaruddin menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kebutuhan mendesak mengingat perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat. Menurutnya, guru harus mampu menyesuaikan diri sendiri dengan karakter generasi saat ini yang tumbuh bersama teknologi digital.
“Kita tidak bisa memaksa cara-cara lama kepada anak-anak zaman sekarang. Justru kita yang harus menyesuaikan diri dengan dunia pendidikan mereka agar proses pembelajaran lebih efektif. Saya meminta agar para pendidik melakukan upgrade diri, baik melalui baik melalui beasiswa maupun pendampingan, karena dunia pendidikan harus menyesuaikan dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat,” ucapnya.
Safaruddin juga mengingatkan kepala sekolah agar tetap fokus menjalankan fungsi utama sebagai pendidik meski kini turut mengelola berbagai program pembangunan sekolah melalui mekanisme swakelola maupun revitalisasi.
“Tugas utama kita adalah meningkatkan kualitas pengajaran dan manajemen sekolah. Jabatan hanyalah amanah yang sewaktu-waktu bisa diambil. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini untuk memberikan yang terbaik,” pintanya.
Safaruddin juga turut mengingatkan agar dunia pendidikan tidak dijadikan sebagai ruang politik maupun kelompok-kelompok kepentingan. Ia meminta agar sekat-sekat kubi di lingkungan sekolah maupun Cabdin segera dilebur demi kemajuan pendidikan Abdya.
“Amanah ini adalah titipan. Saya berharap tidak ada lagi kubu-kubu di lingkungan Cabdin maupun sekolah. Sudah saatnya kita melebur, berkolaborasi, dan membangun pendidikan Abdya dengan semangat yang sama. Dunia pendidikan tidak boleh dipolitisasi. Mari kita bekerja professional dan berkolaborasi,” katanya.
Sementara itu, Kacabdisdik Abdya, Andri Nofidar menyambut baik ajakan tersebut. ia menyatakan, kegiatan temu ramah ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan kerja sama antara Cabdin dengan Pemkab Abdya.
“Kami berharap Pemkab Abdya terus memberikan masukan dan bimbingan kepada seluruh kepala sekolah di bawah Cabdin Abdya sehingga sektor pendidikan dapat berkembang lebih baik dan sejalan dengan visi dan misi Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli,” ujarnya.
Andri menjelaskan bahwa Cabdin Abdya saat ini membina sebanyak 21 sekolah jenjang SMA/sederajat. Jumlah tersebut terdiri atas 15 SMA Negeri dan swasta, lima SMK Negeri, serta satu Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN).
“Saya berkomitmen agar seluruh sekolah di bawah Cabdin Abdya dapat berjalan selaras dengan kebijakan Pemkab Abdya demi tercapainya standar pendidikan yang lebih baik. Dengan sinergi yang semakin kuat, saya yakin kualitas pendidikan di Abdya akan terus meningkat,” pungkas Andri.
Dalam kegiatan itu turut hadir Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Abdya, Amrizal, Asisten Administrasi Umum ((Asisten III) Setdakab Abdya, Rizal, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Abdya, Gusvizarni, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Abdya, Nur Hafni,
Selain itu, kegiatan tersebut juga diikuti para kepala SMA, SMK, SLB, se-Kabupaten Abdya serta para pengawas sekolah di bawah naungan Cabdin Abdya.
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Rencana perubahan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dinilai tidak…
Analisaaceh.com, Bireuen | Tim sepakbola Persada Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil meraih kemenangan usai menaklukkan…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh menerima penyerahan tersangka dan barang bukti…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang wanita berinisial NA (29), warga Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam,…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Tim gabungan yang terdiri atas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Aceh…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Aceh Barat Daya (Abdya) mendesak Kapolres…
Komentar