NEWS Sebanyak 125 Siswa SDN 1 Beutong Belajar di Kelas Darurat

Sebanyak 125 Siswa SDN 1 Beutong Belajar di Kelas Darurat

kondisi sekolah dasar negeri 1 Beutong, foto: naszadayuna/analisaaceh.com

Analisaaceh.com, Nagan Raya | Sebanyak 125 siswa di sekolah dasar (SD) Negeri 1 Beutong masih menjalani proses belajar mengajar di kelas darurat akibat keterbatasan ruang belajar yang memadai.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah, Zainuddin, mengatakan sejak Januari 2026 kegiatan belajar dilaksanakan dengan memanfaatkan tiga ruang kelas yang disekat. Setiap ruangan digunakan oleh dua tingkat kelas sekaligus, yakni kelas 1 dan 2, kelas 3 dan 4, serta kelas 5 dan 6.

“Proses belajar mengajar tetap berjalan normal, tetapi ruang belajar menjadi sempit karena harus digabung. Masing-masing ruangan dipisahkan menggunakan sekat sehingga dua jenjang kelas belajar dalam satu bangunan,” kata Zainuddin, Rabu (22/7/2026) kepada analisaaceh.com.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat konsentrasi siswa sering terganggu karena suara dari kelas di sebelah masih terdengar.

“Selain ruang kelas yang memadai, sekolah juga membutuhkan dukungan media pembelajaran digital untuk menunjang kegiatan belajar mengajar,”harapnya.

Saat ini, sekolah memiliki 125 siswa dengan tenaga pendidik yang terdiri dari tiga guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Meski dengan keterbatasan sarana dan jumlah guru, proses pembelajaran tetap berlangsung setiap hari.

Pihak sekolah berharap pemerintah dapat segera membangun ruang kelas baru serta melengkapi fasilitas pendidikan agar proses belajar mengajar menjadi lebih nyaman, efektif, dan kondusif bagi para siswa maupun guru.

Artikulli paraprakSafaruddin Apresiasi Persada Abdya Lolos ke Final Soeratin U-17
Artikulli tjetërMahasiswa KKN USK Edukasi Tas Siaga Bencana dan GERADAM Warga Cut Langien