Drs. HM.Yusuf Ishaq (Foto: Ist)
Analisaaceh.com, Sigli | Penundaan Musda XI DPD II Pidie Partai Golkar ternyata bukan hanya menuai protes sebagian Pengurus Kecamatan (PK) sebagai pemilik suara dalam musda tersebut, tapi juga dari sesepuh partai Golkar Pidie, Drs. HM.Yusuf Ishaq seperti disampaikan kepada Awak Media. jum’at (28/08/2020),
Yusuf yang biasa disapa Pak Ketua, sangat menyesalkan atas penundaan Musda XI Golkar Pidie, pasalnya nama besar Partai Golkar di mata masyarakat Pidie bisa pudar dan dianggap tidak profesional.
Selain itu berapa banyak energi harus terkuras, baik para calon ketua, peserta, maupun panitia. Para Calon Ketua sudah jauh hari menggalang dukungan, biaya, tenaga dan pikiran sudah tercurah, namun gagal untuk tampil di arena Sakral Musda XI.
Panitia penyelenggara, dalam laporannya sudah 100 persen siap, ternyata diakhir kegiatan tidak seperti laporan awal, palu pimpinan sidang sesuai arahan berbunyi lain, sehingga terpaksa masa bakti mereka bertambah usia, hingga akhir september 2020.
“Nah inilah yang membuat kita jadi heran, persoalan verifikasi dukungan pemilik hak suara kepada calon bisa mengundurkan jadwal pemilihan, padahal tahapan lain lancar, seperti pertanggung jawaban pengurus sebelumnya juga program kerja kepartaian,” imbuhnya.
“Patut kita sesalkan kenapa untuk sesi pemilihan Ketua DPD II Pidie Partai Golkar Periode 2020-2025 harus ditunda,” tanya Yusuf.
Selain itu, ia juga mempertanyakan mengapa hasil Verifikasi dukungan dari pemilik hak suara kepada Calon tidak ditindaklanjuti sesuai JUKLAK dari DPP Partai Golkar Nomor : JUKLAK-2/DPP/GOLKAR/II/2020 Tentang Musyawarah-musyawarah dan rapat-rapat Partai Golkar, yang telah dituangkan dalam rancangan materi Musda XI.
Lebih lanjut, Pak Ketua mensinyalir adanya kekuatan lain di balik penundaan Musda XI Partai Golkar Pidie, pihaknya menduga adanya kepentingan terselubung sehingga merugikan Parta Golkar secara keseluruhan.
“Jadi jangan karena kecoak rumah kita bakar, pemilihan harus tetap jalan dan saya menduga ada kekuatan lain dibalik penundaan Musda XI ini,” tandasnya.
Analisaaceh.com, Blangpidie | Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya (Abdya) seorang…
Analisaaceh.com, Aceh Tengah | Sebagian siswa SD Negeri 10 Linge, Kabupaten Aceh Tengah, kini tidak…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, menegaskan komitmen pemerintah daerah mendorong pemerataan…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebuah mobil pikap Isuzu Traga bernomor polisi BL 8235 DN mengalami…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin melaunching aplikasi My-Tirta Abdya milik Perusahaan…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, mengeluarkan ultimatum keras kepada seluruh perusahaan…
Komentar