Categories: NEWS

Stok Menipis, Harga Cabai Rawit di Abdya Rp80 Ribu

Analisaaceh.com, Blangpidie | Harga komoditas cabai rawit di pasar tradisional Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Saat ini cabai rawit dijual dengan harga Rp80 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang di pasar tradisional Blangpidie Abdya Nurul Zahri mengatakan, harga cabai naik dari harga sebelumnya Rp50 ribu per kilogram, kini menjadi Rp80 ribu per kilogram.

Lebih lanjut, sebut Nurul, kenaikan harga cabai rawit disebabkan oleh berkurangnya stok pasokan di pasaran. Menurutnya, jika pasokan melimpah, harga cenderung lebih murah.

“Sudah satu minggu ini harga cabai rawit naik karena stok yang masuk ke pasar berkurang. Kalau barang banyak, biasanya harga akan kembali murah,” ujar Nurul Zahri kepada Analisaaceh.com, Senin (12/1/2026).

Sementara itu, kata Nurul, harga cabai merah justru mengalami penurunan dari sebelumnya dijual Rp35 ribu per kilogram, kini dijual seharga Rp25 ribu per kilogram.

“Sekarang cabai merah kita jual Rp25 ribu per kilogram. Harga cabai merah ini sudah seminggu turun harganya,” ucap Nurul.

Selain cabai merah, lanjutnya, bawang merah juga mengalami penurunan harga dari sebelumnya Rp45 ribu per kilogram, kini berada diangka Rp35 ribu per kilogram.

“Sudah seminggu ini harga bawang merah kita jual Rp35 ribu per kilogram. Sedangkan bawang putih masih stabil di harga Rp38 ribu per kilogram dan telah bertahan cukup lama,” sebut Nurul.

Nurul menambahkan, untuk komoditas tomat masih dijual dengan harga Rp8 ribu per kilogram, dan harga tersebut telah bertahan bertahan selama dua minggu terakhir.

Nurul menyebutkan, harga minyak goreng curah masih berada di angka Rp35 ribu per bambu dan stabil selama dua bulan terakhir. Sedangkan minyak goreng kemasan merk Minyak Kita dijual Rp18 ribu per liter, turun dari harga sebelumnya Rp19 ribu per liter dan telah bertahan selama satu minggu terakhir.

“Namun, untuk minyak goreng kemasan merk Bimoli dan Sunco masih bertahan di harga Rp22 ribu per liter sejak tiga bulan lalu,” terangnya.

Lebih lanjut, kata Nurul, harga telur ayam kini dijual Rp60 ribu per papan, turun dari harga sebelumnya Rp65 ribu per papan.

“Saat ini telur ayam kita jual Rp60 ribu papan, sudah dua Minggu ini harganya turun,” jelasnya.

Meskipun terjadi perubahan harga pada beberapa komoditas, sebut Nurul, namun minat pembeli di pasar tradisional Blangpidie masih tergolong ramai.

“Minat pembeli saat ini masih tergolong ramai. Sebab, barang-barang tersebut sudah menjadi kebutuhan pokok yang tetap menjadi kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat,” pungkas Nurul.

Ahlul Zikri

Komentar

Recent Posts

Polisi Tangkap Pelaku Pemerasan Wisatawan di Bukit Lamreh

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Mesjid Raya telah mengamankan satu…

5 hari ago

Selundupkan 77 Satwa Dilindungi ke Thailand, AS Divonis 3 Tahun

Analisaaceh.com, IDI | Pengadilan Negeri Idi menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara kepada terdakwa berinisial AS…

5 hari ago

Pemerintah Aceh Minta Dana Otsus Diperkuat Lewat UUPA

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh mendorong penguatan Dana Otonomi Khusus (Otsus) dalam revisi Undang-Undang…

5 hari ago

Ketua PPIH Aceh: Sebanyak 784 Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Arijal, menyampaikan sebanyak…

5 hari ago

BBPOM Aceh Ingatkan Apotek Patuhi Izin dan Jalur Obat

Analisaaceh.com, Sinabang | Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh, Riyanto,…

5 hari ago

Bupati Safaruddin Minta Pejabat Eselon II Abdya Segera Kuliah S-2

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia…

1 minggu ago