Sekretaris KIP Aceh Tengah, M. Sofyan.M.SI photo bersama dengan Sekjen KPU RI Arief Rahman Hakim, dalam kegiatan supervisi di Sabang Aceh (1-2/11) [Foto/Karmiadi]
Analisaaceh.com, Sabang | Sekretaris Jendral Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU-RI) Arief Rahman Hakim. MS memakai baju Kerawang Gayo saat membuka kegiatan supervisi di Kota Sabang Provinsi Aceh.
Baju Kerawang Gayo itu diserahkan langsung oleh Sekretaris Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Tengah M.Sofyan, M.SI kepada pria kelahiran Brebes, 12 Maret 1966 itu sesaat sebelum kegiatan dimulai.
Kata Sofyan, saat diserahkan untuk dikenakan baju Kerawang Gayo itu Arief Rahman Hakim sangat senang. Senyum sumringah terlihat diwajahnya.
“Pak Sekjen sangat senang dan sangat bangga bisa mengenakan baju Kerawang Gayo yang akhir-akhir ini sangat viral di salah satu stasiun televisi swasta” kata Sofyan menuturkan pernyataan Sekjend KPU RI itu, Minggu (03/11/2019) melalui sambungan selularnya.
Baju Kerawang Gayo tersebut jauh-jauh hari telah disiapkan oleh pria berkulit putih itu untuk dikenakan ke tubuh Sekjen KPU itu.
“Jauh jauh hari sudah saya siapkan, kalau ukuran sama dengan badan saya,” papar Ketua Kelas (Ketua Sekretaris KIP Kabupaten/Kota se-Aceh) itu.
Lebih lanjut kata Sofyan, Sekjen KPU RI sangat ingin berkunjung ke Dataran Tinggi Tanoh Gayo untuk melihat langsung indahnya panorama alam serta keindahan Danau Lut Tawar.
“Pak Sekjen akan menjadwalkan untuk berkunjung ke Aceh Tengah, ia sangat ingin sekali datang kesini, apalagi dia orangnya hobi olahraga mendaki gunung dan sangat ingin sekali melihat langsung indahnya Danau Lut Tawar ,” papar Sofyan.
Kegiatan yang digelar di Kota Sabang selama dua hari (1-2 November 2019) itu merupakan kegiatan supervisi pelaksanaan reformasi birokrasi dilingkungan KIP Aceh dan penyerahan secara simbolis santunan bagi badan AD HOC yang wafat oleh Sekretaris Jendral KPU RI.
Kegiatan itu turut dihadiri oleh seluruh Sekretaris KIP Kabupaten/Kota yang ada di Aceh.
Untuk diketahui, “Kerawang Gayo” adalah hasil cipta karsa dari manusia yang menjadi nilai estetika dalam prilaku kehidupan yang kemudian menjadi budaya ditengah-tengah masyarakat Gayo. Kerawang Gayo biasanya sering digunakan pada saat resepsi pernikahan, kegiatan-kegiatan tertentu, acara adat, dan budaya turun temurun.
Analisaaceh.com, Blangpidie | Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda Kabupaten Aceh Barat Daya…
Analisaaceh.com, Meulaboh | Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Barat menggelar Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data…
Analisaaceh.com, Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Kolaborasi Indonesia (PMKI) Tahun 2026 yang mengangkat tema “Implementasi…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Nasib pilu dialami Salakun (15), seorang remaja yatim asal Gampong Ie Mirah,…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh menyampaikan enam persoalan strategis…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polisi menangkap dua pria yang diduga terlibat pencurian sepeda motor di…
Komentar