Categories: ACEH TENGAHNEWS

Terancam Ambruk, Jembatan di Kecamatan Linge Butuh Perhatian Pemerintah

Analisaaceh.com, Takengon | Jembatan yang terbuat dari Kayu di Kala Ili, Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah dilaporkan kondisinya tak layak untuk dilewati kendaraan, selain terancam ambruk, jembatan itu telah dimakan usia (lapuk).

Jembatan Kala Ili merupakan salah satu akses menuju 5 Kampung yang ada di Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah, di antaranya Kampung Linge, Kampung Payung, Kampung Jamat, Kampung Delung Sekinel dan Kampung Kute Reje.

Mahasiswa Asal Linge Badri mengatakan, salah satu faktor rusaknya jembatan itu lantaran telah dimakan usia, kini saatnya Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk mengganti jembatan tersebut dengan menggunakan rangka baja.

Ia mengaku, setahun yang lalu, jembatan itu pernah diusulkan kepada Pemerintah untuk direvitalisasi. Namun usulan itu tidak ditanggapi, hingga saat ini masih berstatus kayu lapuk yang dapat memakan korban.

“Setahun lalu kami juga mengusulkan kepada Pemerintah Daerah untuk diperbaiki, ketika itu kondisi jembatan tak bisa dilintasi kenderaan roda 4, lantaran kondisinya terancam ambruk,” kata Badri kepada Analisaaceh.com, Jum’at (11/10/2019) di Takengon.

Lanjutnya lagi, jembatan yang hanya mengandalkan kayu itu diharapkan menjadi prioritas Pemerintah untuk diperbaiki sebelum menunggu korban jiwa berjatuhan.

“Ini prioritas menurut kami, jangan tunggu korban jiwa jatuh ke derasnya aliran sungai dulu baru diperbaiki,” pinta Badri sembari berharap, Pemerintah Aceh Tengah serius memperhatikan Kecamatan Linge dari ketertinggalan dan dari Desa yang terpencil.

Salah satu tokoh pemuda Linge, Alimin menilai, jembatan menuju wilayah Sember Durian (Durian Jamat) itu tak dipandang serius oleh Pemerintah Daerah.

“Ini adalah akses masyarakat untuk mengeluarkan hasil pertanian/perkebunan mereka. Jika tak menjadi prioritas, masyarakat akan terkendala dalam mengeluarkan hasil pertanian,” kata Alimin penuh harap jembatan itu segera diperbaiki.

Editor : Nafrizal

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Ribuan Hektar Sawah Abdya Krisis Air, Petani Abdya Desak Pembangunan Irigasi

Analisaaceh.com, Blangpidie | Ribuan hektar ahan sawah petani di Kecamatan Kuala Batee dan Jeumpa, Kabupaten…

18 jam ago

DPRK Abdya Dorong Kelanjutan Jembatan Mancangriek

Analisaaceh.com, Blangpidie | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) dari Partai…

19 jam ago

Keuchik Drien Jalo Pardianto Pimpin TAGANA Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Keuchik Gampong Drien Jalo Kecamatan Tangan-tangan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Pardianto…

19 jam ago

Tumpahan CPO di Barsela Aceh Picu Kecelakaan

Analisaaceh.com, Subulussalam | Kondisi jalur lintas Barat Selatan (Barsela) Aceh kian memprihatinkan dan membahayakan keselamatan…

19 jam ago

Wisman ke Aceh Meningkat Meski Pascabencana

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Aceh meningkat pada Desember 2025, meski beberapa…

19 jam ago

Harga Gabah Abdya Tembus Rp7.200 per Kilogram

Analisaaceh.com, Blangpidie | Sebagian petani di wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) telah melakukan panen…

2 hari ago