Analisaaceh.com, Banda Aceh | Teuku Rahmatsyah, resmi dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh oleh Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin dalam prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi serta Pejabat Eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung, Selasa (11/8/2026), di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta.
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari rotasi, mutasi, dan promosi jabatan di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia guna memperkuat organisasi, meningkatkan kinerja, serta mendukung pelaksanaan visi dan misi institusi.
Dalam amanatnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan bahwa para pejabat yang dilantik merupakan insan terbaik Adhyaksa yang telah melalui proses kajian, pertimbangan, dan penilaian secara objektif.
“Jabatan bukan sekadar kedudukan, kehormatan, maupun kekuasaan, melainkan sebuah amanah dan wujud kepercayaan pimpinan yang harus dijaga serta dipertanggungjawabkan dengan integritas, profesionalitas, dan loyalitas,” ujar ST Burhanuddin.
Jaksa Agung meminta para Kepala Kejaksaan Tinggi yang baru segera beradaptasi dengan wilayah tugas masing-masing serta mengidentifikasi berbagai persoalan hukum secara cepat, tepat, dan proporsional.
Ia juga mengingatkan agar penegakan hukum di daerah dilakukan secara profesional, terukur, dan tidak menimbulkan kegaduhan yang kontraproduktif.
Selain itu, para Kajati diminta memperkuat sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tanpa mengurangi independensi institusi Kejaksaan.
Menurutnya, transparansi kepada publik juga harus terus ditingkatkan melalui publikasi capaian kinerja secara aktif, disertai pengawasan internal yang ketat untuk mencegah penyalahgunaan wewenang.
Mengakhiri amanatnya, Jaksa Agung mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik menjaga integritas dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Ibarat matahari, jabatan pasti akan terbenam, tetapi cahaya pengabdian akan senantiasa menyala. Semoga setiap langkah yang kita tempuh bernilai ibadah, setiap amanah yang kita tunaikan membawa berkah, dan setiap kebaikan yang kita tanam menjadi jejak kemuliaan hingga akhir hayat,” pungkasnya.




