Categories: NEWS

Tren Penipuan Kiriman Luar Negeri Naik, Olshop Fiktif Mendominasi

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan berkedok barang kiriman dari luar negeri.

Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Humas Kanwil Bea Cukai Aceh, Muparrih, mengatakan bahwa modus penipuan ini kerap menggunakan nama Bea Cukai untuk menipu korban dengan meminta sejumlah uang.
Berdasarkan riset komunikasi publik DJBC bersama Populix pada 2025, jumlah pengaduan penipuan mencapai 5.939 kasus pada 2024, meningkat 28,72 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Dari angka tersebut, modus online shop fiktif paling dominan dengan 57,7 persen laporan,”paparnya Rabu (10/9/2025).

Selain itu, terdapat modus lain seperti romansa palsu, kiriman diplomatik, money laundry, dan lelang palsu.

Pola komunikasi yang digunakan pelaku makin meyakinkan, mulai dari mengaku sebagai petugas Bea Cukai, mengancam proses hukum, hingga meminta transfer ke rekening pribadi.

Ia juga menegaskan agar masyarakat tidak boleh terkecoh.

“Pembayaran bea masuk dan pajak impor tidak pernah dilakukan melalui rekening pribadi. Semua pembayaran resmi hanya melalui kode billing ke rekening penerimaan negara,” ujarnya.

Bea Cukai juga mengimbau masyarakat untuk mengambil langkah pencegahan, di antaranya tidak panik ketika menerima pesan mencurigakan, tidak langsung mentransfer uang ke rekening pribadi, serta memeriksa status kiriman melalui laman resmi www.beacukai.go.id/barangkiriman.

Untuk memastikan keaslian informasi, masyarakat dapat menghubungi saluran resmi Bea Cukai melalui Contact Center Bravo 1500 225, email info@customs.go.id, atau akun media sosial resmi Bea Cukai.

Dengan mengenali modus-modus tersebut dan selalu mengecek kebenaran informasi melalui kanal resmi, masyarakat diharapkan dapat menghindari penipuan berkedok barang kiriman dari luar negeri.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Polisi Limpahkan Tersangka Pungli Bukit Lamreh ke ke Kejari Aceh Besar

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Penyidik Polsek Mesjid Raya Polresta Banda Aceh menyerahkan tersangka berinisial NZ…

1 jam ago

USK dan BRIN Perkuat Dukungan bagi Peneliti dan Pengembangan Riset di Aceh

Universitas Syiah Kuala (USK) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat sinergi dalam mendukung…

1 jam ago

Akibat Hujan Deras, Jalan Nasional di Abdya Terendam Banjir

Analisaaceh.com, Blangpidie | Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sejak…

1 jam ago

USK Sampaikan Duka Mendalam Wafatnya Mantan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Warul Walidin

Universitas Syiah Kuala (USK) menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya mantan Rektor Universitas Islam Negeri…

2 hari ago

Jelang 21 Tahun Damai Aceh, Pemulihan Korban Konflik dan Bencana Diminta Dipercepat

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang peringatan 21 tahun perdamaian Aceh, sekelompok masyarakat menyampaikan tuntutan kepada…

2 hari ago

Jelang HUT RI, Penjualan Bendera di Banda Aceh Masih Lesu

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, penjualan bendera…

2 hari ago