Categories: NEWS

YARA Desak Pemerintah Aceh Segera Perbaiki Jalan KKA yang Rusak Parah

Analisaaceh.com, Bener Meriah | Kondisi Jalan KKA yang menghubungkan Aceh Utara dengan Tanah Gayo, Bener Meriah hingga Aceh Tengah semakin memprihatinkan. Jalan provinsi tersebut mengalami kerusakan parah sehingga membahayakan pengguna jalan dan menghambat roda perekonomian serta pariwisata daerah.

Kepala Perwakilan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Bener Meriah, Muhammad Dahlan, menilai pemerintah seakan menutup mata terhadap persoalan infrastruktur vital tersebut. Menurutnya, kerusakan jalan KKA bukan sekadar persoalan teknis, tetapi menyangkut keselamatan masyarakat serta keberlangsungan aktivitas ekonomi di kawasan tengah Aceh.

Ia mendesak Pemerintah Aceh untuk segera mengambil langkah konkret memperbaiki jalur utama itu agar tidak semakin memperburuk keterisolasian wilayah dan merugikan masyarakat.

“Jalan ini sudah bertahun-tahun rusak parah. Banyak yang amblas, berlubang, dan sangat berbahaya bagi pengendara. Setiap tahun Aceh dapat dana Otsus, tapi jalan provinsi saja masih rusak payah,” tegas Dahlan, Sabtu (26/9/2025).

Menurutnya, Jalan KKA merupakan jalur strategis yang menjadi akses utama pengangkutan hasil pertanian kopi dan sayur-mayur dari Dataran Tinggi Gayo ke berbagai daerah di Aceh.

Selain itu, jalur ini juga dilalui wisatawan yang berkunjung ke objek-objek wisata di Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Namun, kerusakan parah membuat mobilitas masyarakat terganggu dan berpotensi menelan korban jiwa.

“Banyak badan jalan amblas, berlubang, ruas jalan sempit, tidak ada rambu peringatan, dan rawan longsor. Ini jelas mengancam keselamatan masyarakat,” ujarnya.

YARA mendesak Pemerintah Aceh bersama Bupati Aceh Utara, Bener Meriah, dan Aceh Tengah tidak lagi saling lempar tanggung jawab. Dahlan meminta para pihak segera duduk bersama mencari solusi konkret.

“Jalan ini urat nadi ekonomi sekaligus wajah Aceh di mata wisatawan. Jangan dibiarkan makin parah. Jika pemerintah terus lamban, rakyat yang menanggung akibatnya,” tegasnya.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

PT Asdal Prima Lestari Diduga Langgar Aturan Plasma Perkebunan

Analisaaceh.com, Tapaktuan | PT Asdal Prima Lestari diduga melanggar ketentuan perundang-undangan di sektor perkebunan setelah…

6 jam ago

Geledah Lapas Blangpidie, Petugas Sita HP dan Barang Ilegal

Analisaaceh.com, Blangpidie | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blangpidie melaksanakan razia gabungan bersama Kantor Wilayah…

9 jam ago

BPOM Hentikan Edar S-26 Promil Gold pHPro 1

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyikapi peringatan keamanan pangan global…

9 jam ago

Pemerintah Aceh Bantah Pernyataan BPKAD Lhokseumawe soal Gaji ASN

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh membantah pernyataan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah…

9 jam ago

24 Desa di Aceh Tengah Terisolir, 10 Ribu Warga Terdampak

Analisaaceh.com, Takengon | Sebanyak 24 desa di Kabupaten Aceh Tengah hingga kini masih terisolir akibat…

9 jam ago

YARA Desak Inspektorat Abdya Limpahkan Temuan LHP Dana Desa Rp100 Juta ke APH

Analisaaceh.com, Blangpidie | Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) meminta…

9 jam ago