Categories: NEWS

10 Pelanggar Syariat Dicambuk di Banda Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebanyak 10 pelanggar Qanun Jinayat menjalani hukuman cambuk di Taman Bustanussalatin, Banda Aceh, Selasa (26/8/2025).

Mereka terdiri dari tujuh laki-laki dan tiga perempuan yang terjerat kasus zina, khalwat, liwath (sesama jenis), dan maisir (perjudian).

Dalam eksekusi tersebut, dua orang pelaku liwath dicambuk 76 kali. Empat orang pelaku zina, yang terdiri dari dua pasangan, masing-masing mendapat 100 kali cambuk.

Sementara satu pasangan khalwat dicambuk 7 kali dan 5 kali, serta dua orang pelaku maisir dicambuk 10 dan 19 kali.

Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Ridwan Ibrahim, mengatakan eksekusi cambuk merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menegakkan syariat Islam di Banda Aceh.

“Eksekusi ini sebenarnya adalah satu perlindungan, satu kemuliaan, menjaga martabat, marwah kita semua. Maka hendaklah kita semua menjunjung tinggi nilai-nilai syariat, agar kemuliaan menjadi manusia itu terwujud,” ujarnya.

Ridwan menambahkan, pemerintah tidak bangga dengan jumlah pelanggar yang dicambuk, namun berharap angka tersebut menurun seiring meningkatnya kesadaran masyarakat. Ia juga menegaskan Banda Aceh tidak memberi ruang bagi praktik homoseksual maupun lesbian yang dilarang dalam qanun.

Menurutnya, perilaku tersebut membawa dampak besar terhadap kesehatan dan penyakit sosial, termasuk meningkatnya risiko HIV/AIDS.

Karena itu, pihaknya terus melakukan pembinaan melalui dakwah di sekolah, warung kopi, masjid, hingga kelompok ibu-ibu. Selain itu, Dinas Syariat Islam bersama Dinas Kesehatan menyediakan layanan konseling di puskesmas.

“Tujuan kita sebenarnya menyelamatkan. Alhamdulillah ada yang sudah bertobat dan kembali ke jalan yang benar. Inilah yang kita syukuri bersama,” kata Ridwan.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Polisi Limpahkan Tersangka Pungli Bukit Lamreh ke ke Kejari Aceh Besar

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Penyidik Polsek Mesjid Raya Polresta Banda Aceh menyerahkan tersangka berinisial NZ…

4 jam ago

USK dan BRIN Perkuat Dukungan bagi Peneliti dan Pengembangan Riset di Aceh

Universitas Syiah Kuala (USK) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat sinergi dalam mendukung…

4 jam ago

Akibat Hujan Deras, Jalan Nasional di Abdya Terendam Banjir

Analisaaceh.com, Blangpidie | Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sejak…

4 jam ago

USK Sampaikan Duka Mendalam Wafatnya Mantan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Warul Walidin

Universitas Syiah Kuala (USK) menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya mantan Rektor Universitas Islam Negeri…

2 hari ago

Jelang 21 Tahun Damai Aceh, Pemulihan Korban Konflik dan Bencana Diminta Dipercepat

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang peringatan 21 tahun perdamaian Aceh, sekelompok masyarakat menyampaikan tuntutan kepada…

2 hari ago

Jelang HUT RI, Penjualan Bendera di Banda Aceh Masih Lesu

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, penjualan bendera…

2 hari ago