Analisaaceh.com, Banda Aceh | Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh mencatat delapan jamaah haji asal Aceh meninggal dunia di Tanah Suci hingga 5 Juni 2026.
Berdasarkan Daftar Jamaah Haji Meninggal Embarkasi Banda Aceh Tahun 1447 H/2026 M yang diperbarui pada 6 Juni 2026, jamaah yang wafat berasal dari Aceh Besar, Pidie, Bireuen, Pidie Jaya, dan Aceh Tamiang.
“Dari data PPIH Embarkasi Aceh yang diperbarui hingga 5 Juni 2026, jumlah jamaah haji Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci tercatat sebanyak delapan orang,” demikian tercantum dalam data PPIH Embarkasi Aceh.
Dua di antara jamaah yang wafat berasal dari Kabupaten Bireuen, yakni Sulasriy Abdul Gani (74) dan Nurwaida Muhammad Yusuf (76). Sementara jamaah lainnya berasal dari Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, dan Aceh Tamiang.
Data tersebut juga mencatat penyebab meninggal para jamaah, di antaranya cardiogenic shock, chronic kidney disease, congestive heart failure, dan pneumonia. Para jamaah dimakamkan di sejumlah lokasi di Arab Saudi, termasuk Saraya Suhada Al Haram, pemakaman Syariah, dan Arafah.
PPIH Embarkasi Aceh memperbarui data jamaah haji yang meninggal secara berkala selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.




