NEWS Jelang HUT RI, Penjualan Bendera di Banda Aceh Masih Lesu

Jelang HUT RI, Penjualan Bendera di Banda Aceh Masih Lesu

pembeli sedang melihat bendera yang dipajang, foto: naszadayuna/analisaaceh.com

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, penjualan bendera Merah Putih dan perlengkapan dekorasi kemerdekaan di Kota Banda Aceh belum menunjukkan peningkatan signifikan. Pedagang mengaku daya beli masyarakat masih melemah dibandingkan tahun lalu.

Dian, salah seorang pedagang bendera musiman di Banda Aceh, mengatakan produk yang dijual didatangkan dari Bandung. Beragam perlengkapan tersedia, mulai dari bendera rumah, bendera untuk kendaraan, umbul-umbul hingga backdrop atau background dekorasi.

“Harganya mulai dari Rp25 ribu sampai Rp400 ribu, tergantung ukuran,” kata Dian saat ditemui, di depan Masjid Raya Baiturrahman, Selasa (12/8/2026).

Menurutnya, produk yang paling banyak diminati pembeli adalah umbul-umbul, bendera rumah, dan backdrop yang umumnya dipesan oleh perkantoran untuk menghias lingkungan kerja menjelang perayaan HUT RI.

Meski demikian, ia menilai penjualan tahun ini masih belum menggembirakan. Dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu, jumlah pembeli mengalami penurunan.

“Untuk daya beli sekarang masih melemah. Belum seperti tahun kemarin yang sempat melonjak tinggi,” ujarnya.

Dian memperkirakan kondisi tersebut dipengaruhi oleh masih banyaknya instansi atau kantor yang menggunakan bendera dan dekorasi yang dibeli pada tahun sebelumnya. Selain itu, efisiensi anggaran juga diduga turut memengaruhi keputusan pembelian.

“Mungkin karena kantor masih pakai bendera yang tahun kemarin. Mungkin juga ada efisiensi anggaran,” katanya.

Dari sisi omzet, Dian mengaku penjualan saat ini hanya mencapai sekitar Rp6 juta per hari. Angka tersebut jauh di bawah capaian tahun lalu yang bisa menembus lebih dari Rp10 juta per hari.

“Tahun ini sekitar Rp6 juta per hari. Kalau tahun lalu bisa di atas Rp10 juta per hari,” ungkapnya.

Untuk melayani pembeli, toko bendera miliknya buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 22.00 WIB. Ia berharap penjualan akan meningkat mendekati puncak peringatan HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang.

Artikulli paraprakPendapatan Abdya 2026 Naik, Belanja Tembus Rp1,06 Triliun
Artikulli tjetërJelang 21 Tahun Damai Aceh, Pemulihan Korban Konflik dan Bencana Diminta Dipercepat