Categories: NEWS

ADG Belum Cair, Ribuan Aparatur Gampong Demo BPKD Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Ribuan Aparatur Gampong menggelar aksi demo di halaman Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya)  Senin (9/12/2024).

Aksi itu digelar untuk menuntut pencairan sisa Alokasi Dana Gampong (ADG) yang belum dibayarkan oleh Pemkab Abdya.

Menurut informasi yang dihimpun Analisaaceh.com, peserta aksi terdiri dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Abdya dan perwakilan aparatur dari 152 gampong. Total aparatur yang ikut dalam demo mencapai 2.280 orang.

Di lokasi, peserta aksi membentangkan spanduk bertuliskan “ADG Dikemanakan”. Spanduk lainnya berisi kritik seperti, “ADG bukan untuk menutupi defisit. Pak Pj enak bisa jalan-jalan pakai SPPD, kami sengsara.”

Kemudian, ada spanduk bertuliskan “Kamo segenap aparatur gampong Lhung Asan menuntut hak anggaran dana gampong reguler segera dicairkan. Na peng bek peu som – peu som bak Kamo”.

Dalam orasinya, Keuchik Gampong Suka Damai, Osha Yurahman, mendesak Pj Bupati segera merealisasikan sisa ADG yang belum dicairkan hingga akhir 2024.

Ia juga meminta agar pencairan ADG reguler tahap II dan III segera disalurkan ke Rekening Kas Desa (RKD), yang hingga kini belum terealisasi.

“Kami minta agar Pak Pj Bupati untuk segera merealisasikan ADG untuk Penghasilan Tetap (Siltap) yang belum dicairkan untuk bulan November dan Desember yang masih tertahan di tingkat pemerintah daerah,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga meminta agar Pj Bupati Abdya secepatnya melakukan pencarian Bagi Hasil Pajak Retribusi Kabupaten (BHPRK).

“Kami minta Pak Pj Bupati agar segera mencari solusi terkait pencairan ADG Reguler dan Siltap serta BPHRK yang belum cair.  Mengingat tahun anggaran berjalan akan segera berakhir di bulan Desember,” katanya.

Kedatangan ribuan massa ini disambut langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Abdya Sunawardi, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bima Yudha Asmara, Wakapolres Asyari Hendri, Kepala BPKD Fakhrudin, dan sejumlah pejabat lainnya.

Hingga saat ini, aksi unjuk rasa masih berlangsung di depan Kantor DPRK Abdya. Ketidakpastian mengenai pencairan dana ADG ini sebelumnya telah menimbulkan polemik di tingkat desa.

“Ini bukan hanya soal uang, tetapi juga soal hak dan keberlanjutan pembangunan di desa kami,” ujar orator yang mengikuti aksi.

Ahlul Zikri

Komentar

Recent Posts

Derita Infeksi Jantung, Anak Yatim di Abdya Butuh Biaya ke RSUDZA Banda Aceh

Analisaaceh.com, Blangpidie | Nasib pilu dialami Salakun (15), seorang remaja yatim asal Gampong Ie Mirah,…

16 jam ago

Dek Fadh Sampaikan Enam Persoalan Pertanahan Aceh ke Komisi II DPR RI

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh menyampaikan enam persoalan strategis…

16 jam ago

2 Terduga Curanmor di Banda Aceh Ditangkap, Polisi Dalami Rencana Penjualan ke Pulau Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polisi menangkap dua pria yang diduga terlibat pencurian sepeda motor di…

2 hari ago

TVRI Rumahkan 17 Kontributor di Aceh, 4 Organisasi Pers Keluarkan Pernyataan Sikap

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Empat organisasi pers di Aceh, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi…

2 hari ago

Jejak Intelektual Syekh Yusuf dan Abdurrauf As-Singkili Dikaji di Banda Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Jejak intelektual Syekh Yusuf al-Makassari dan ulama Aceh, Syekh Abdurrauf as-Singkili,…

2 hari ago

Wartawan Banda Aceh Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang di Gunung Anak Krakatau

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sejumlah wartawan di Kota Banda Aceh menggelar doa bersama untuk keselamatan…

5 hari ago