Categories: NEWS

Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Wilayah Geumpang Ditertibkan

Analisaaceh.com, Sigli |  Polres Pidie bersama personel gabungan Polda Aceh dan Kodim 0102/Pidie melaksanakan penertiban aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan pergunungan Geumpang, Kabupaten Pidie. 

Kegiatan penertiban tersebut dipimpin langsung oleh Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Aceh, Kompol Hermanto Bowo Laksono, SIK., dan didampingi Kabag Ops Polres Pidie AKP Raja Amiruddin Harahap, S.Sos., serta Kasat Reskrim Polres Pidie AKP Dedy Miswar, S.Sos., MH Senin (9/2/2026).

Sementara itu Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK kepada wartawan, selasa (10/02/2026) menegaskan bahwa kegiatan tersebut memberantas praktik pertambangan ilegal yang merusak lingkungan dan berpotensi menimbulkan konflik sosial.

“Saat bergerak ke lokasi, personel gabungan menuju beberapa titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas tambang emas ilegal di kawasan pegunungan Km 17 dan Km 18 Alue Kamara, Gampong Pulo Loih, Kecamatan Geumpang,” ujarnya.

Untuk mencapai lokasi, menempuh perjalanan sekitar 25 kilometer menggunakan kendaraan dan dilanjutkan berjalan kaki sejauh kurang lebih 8 kilometer dengan medan yang cukup berat.

“Dalam kegiatan tersebut  tim gabungan menemukan sejumlah titik  aktivitas penambangan emas ilegal,”paparnya lagi.

Namun saat petugas tiba, kegiatan penambangan sudah tidak beroperasi dan jambo (tempat istirahat pekerja) sudah kosong, namun dilokasi ditemukan barang bukti berupa tiga drum berisi BBM jenis solar, empat drum kosong. Barang bukti tersebut diamankan dan dititipkan di Polsek Geumpang.

Meski tidak berhasil mengamankan pelaku, petugas tetap melakukan tindakan tegas dengan memusnahkan satu unit alat ayakan di lokasi dengan cara dibakar guna mencegah aktivitas PETI kembali beroperasi.

Selain penindakan, petugas juga memasang spanduk imbauan larangan pertambangan ilegal sebagai langkah preventif dan edukatif kepada masyarakat.

“Penertiban ini melindungi lingkungan hidup dari kerusakan akibat aktivitas pertambangan ilegal, apalagi bukti nyata akibat perusakan alam sudah kita saksikan dengan bencana banjir yang cukup dahsyat di bumi aceh,” lanjutnya.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

412 Sapi dan Kerbau Disiapkan untuk Meugang Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Sebanyak 412 ekor hewan ternak sapi dan kerbau akan disembelih pada hari…

2 jam ago

Dishub Bentuk Tim Tertibkan Pasar Blangpidie

Analisaaceh.com, Blangpidie | Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) memastikan akan melakukan penertiban arus…

7 jam ago

TP-PKK Gandeng UTD RSUD Teungku Peukan dan PMI Abdya Bakti Sosial Donor Darah

Analisaaceh.com, Blangpidie | Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat…

7 jam ago

Sat Reskrim Aceh Besar Ringkus 12 Pelaku Curanmor

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Aceh Besar menggelar konferensi pers…

7 jam ago

Geger! Warga Temukan Mayat Mengapung di Sungai Babahrot Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Warga Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dihebohkan dengan penemuan seorang…

7 jam ago

Pengurus KONI Abdya 2026–2030 Resmi Dilantik

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Barat Daya (Abdya) periode 2026–2030…

1 hari ago