Analisaaceh.com, Banda Aceh | Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengapresiasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Daroy atas pelayanannya terhadap pelanggan, yakni masyarakat Banda Aceh.
“Di awal jabatan saya sebagai Wali Kota pada 2017, di beberapa tempat di kota ini masih sangat sulit aliran airnya, ini keluhan utamanya. Beberapa waktu lalu ketika saya resmikan Balai Pengolahan Tiram di salah-satu desa di pesisir, mereka malah mengucapkan terima kasih karena kendala air sudah teratasi dengan baik.”
Hal tersebut disampaikan Aminullah dalam sambutannya saat menghadiri acara peringatan Hari Jadi PDAM Tirta Daroy Ke-45, Senin, 24 Februari 2020 di Water Treatment Plant (WTP) di kawasan Lambaro, Aceh Besar.
Aminullah mengatakan, banyak terjadi perkembangan yang signifikan oleh perusahaan penyedia air bersih yang telah berdiri sejak 1975 itu.
“Sepanjang kita masih melayani masyarakat, kita harus terus berbenah agar lebih baik dan terus lebih baik lagi,” kata Aminullah.
Apresiasi lainnya juga sampaikan Wali Kota atas partisipasi PDAM Tirta Daroy dalam menyumbangkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Banda Aceh.
“PDAM di tahun 2020 sudah tidak ada lagi dukungan operasional, tapi sudah menyumbangkan PAD.”
“Kadang kala sebuah perusahaan yang memberikan pelayanan kepada masyarakat ini memang selalu punya resiko, masyarakat tidak mau tau apapun yang terjadi, tetap ingin pelayanan maksimal, itu memang sudah hukumnya perusahaan yg melayani masyarakat,” kata Aminullah.
Aminullah pun mengharapkan kepada seluruh pegawai PDAM Tirta Daroy untuk terus merikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
“Jika ada keluhan, beri perhatian lebih, turun ke lapangan dan layani sebaik mungkin. Saya berharap pegawai disini terus semangat,” ujar Aminullah.
Direktur utama PDAM Tirta Daroy, T Novizal Aiyub dalam kesempatan ini mengatakan, dengan usia PDAM yang semakin bertambah pihaknya bisa memberikan pelayanan yang semakin prima kepada masyarakat.
“Kami juga memohon maaf kepada masyarakat jika pelayanan yang kami berikan ini belum sesuai dengan harapan masyarakat, walaupun kita sudah memberikan air yang cukup, mungkin dari segi pelayanan waktu yang belum seluruhnya 24 jam. Insyaallah dengan dukungan semua pihak kita berharap dalam jangka waktu dekat kita akan memberikan pelayanan waktu semaksimal mungkin kepada pelanggan,” kata dirut PDAM yang biasa disapa Ampon Aiyub itu.
Analisaaceh.com, Blangpidie | Nasib pilu dialami Salakun (15), seorang remaja yatim asal Gampong Ie Mirah,…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh menyampaikan enam persoalan strategis…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polisi menangkap dua pria yang diduga terlibat pencurian sepeda motor di…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Empat organisasi pers di Aceh, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Jejak intelektual Syekh Yusuf al-Makassari dan ulama Aceh, Syekh Abdurrauf as-Singkili,…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sejumlah wartawan di Kota Banda Aceh menggelar doa bersama untuk keselamatan…
Komentar