Foto/okezone
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Bank Aceh Syariah (BAS), bank milik Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota se-Aceh- kini berkembang pesat. Pada 2019 total aset tercatat lebih dari Rp 25 triliun dan modal Rp 1,1 triliun.
Di sisi lain, bank kebanggaan masyarakat Aceh ini harus mampu memenuhi modal setor Rp 3 triliun pada 2024.
“Ini guna menghindari turun peringkat menjadi bank BPR/bank kecil,” kata Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, Senin (29/6/2020) di pendopo saat acara MoU antara Pemko Banda Aceh dan Bank Aceh Syariah.
Dan saat ini kemampuan setor modal dari pemilik untuk memenuhi Rp 3 triliun sangat minim.
“Masih terjadi kekurangan sebesar Rp 1,9 triliun, atau rata-rata harus disetor baik oleh PSP maupun pemegang saham lainnya sebesar Rp 500 miliar per tahun,” ujarnya.
Menurut Aminullah yang pernah menjabat sebagai Dirut Bank Aceh selama 10 tahun, pengalaman selama ini, pemegang saham hanya mampu menyetor Rp 100 miliar per tahun.
“Hal itu sangat dimaklumi karena keuangan daerah juga harus membiayai pembangunan sektor lainnya,” jelasnya.
Jika seluruh deviden dibayarkan setiap tahunnya akan terhimpun dana lebih kurang Rp 250 miliar, dan itu juga masih belum mampu mencapai modal minimum Rp 3 triliun.
“Solusinya, Bank Aceh Syariah perlu berbenah untuk go public atau masuk bursa saham nasional agar ini terpenuhi,” kata Aminullah.
Hal tersebut sangat memungkinkan di mata Aminullah. “Pertimbangannya, ROE (return on equity) Bank Aceh Syariah sangat menjanjikan yaitu lebih dari 24 persen per tahun. Bank dalam keadaan sehat dan didukung oleh pemda untuk pendanaan ekspansi. Kemudian asetnya kini Rp 25 triliun dan hasil audit akuntan publik terhadap laporan keuangan juga meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP),” katanya.
Analisaaceh.com, Blangpidie | Nasib pilu dialami Salakun (15), seorang remaja yatim asal Gampong Ie Mirah,…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh menyampaikan enam persoalan strategis…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polisi menangkap dua pria yang diduga terlibat pencurian sepeda motor di…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Empat organisasi pers di Aceh, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Jejak intelektual Syekh Yusuf al-Makassari dan ulama Aceh, Syekh Abdurrauf as-Singkili,…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sejumlah wartawan di Kota Banda Aceh menggelar doa bersama untuk keselamatan…
Komentar