Categories: LHOKSEUMAWENEWS

Angka Kriminal di Lhokseumawe Meningkat Tahun 2022, Capai 778 Kasus

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Jumlah kasus kriminalitas di wilayah hukum Polres Lhokseumawe meningkat sepanjang tahun 2022.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto dalam konferensi pers akhir tahun di Mapolres setempat pada Jum’at (30/12/2022).

“Dalam bidang penegakan hukum (Reskrim), selama tahun 2022 mengalami peningkatan sebanyak 778 kasus, sedangkan pada tahun sebelumnya 665 kasus. Untuk keseluruhan kasus yang terselesaikan selama tahun ini mencapai 66,58 persen dan 33,42 persen masih dalam proses sidik,” kata Kapolres.

Kasus yang paling menonjol sepanjang tahun ini adalah kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) yang terjadi di jalan Elak, Kecamatan Nisam, Aceh Utara dengan menggunakan benda mirip senjata api (pistol).

“Pada kasus itu, tersangka yang diamankan dua orang dan satu barang bukti berupa satu unit sepeda motor (sepmor),” ujar Kapolres.

Kemudian, untuk kasus yang menonjol lainnya yaitu pada perkara penipuan senilai Rp 2,7 miliar yang berkedok investasi kelapa sawit diamankan satu tersangka dan kasus perdagangan orang (pengungsi Rohingya) dari tempat penampungan.

Selanjutnya, kasus pembunuhan di Gunung Salak, Kecamatan Nisam Antara, serta kelalaian yang menyebabkan orang meninggal tertembak oleh senapan angin di Desa Bate 8 Simpang Keuramat Kabupaten Aceh Utara.

“Untuk kasus pencabulan, ini ada 33 yang Alhamdulillah berhasil kita ungkap, serta ada satu lagi kasus penemuan bayi di wilayah Samudera dan dalam waktu dekat ini Insya Allah sudah ada titik terang, nanti kita sampaikan perkembangan ke rekan media,” jelas Kapolres.

Sementara untuk kasus narkoba, pada tahun 2022 juga mengalami kenaikan luar biasa, jika dibandingkan dengan tahun 2021 barang bukti ganja yang diamankan hanya 1,4 kg, sedangkan pada tahun ini sebanyak 10,32 kg.

“Untuk sabu-sabu tahun lalu 23,8 kg, sedangkan tahun 2022 mencapai 51,8 kg, pada tahun ini juga berhasil kita mengamankan 109 butir pil ekstasi, sedangkan pada tahun sebelumnya kosong,” pungkas AKBP Henki Ismanto.

Editor : Nafrizal
Rubrik : LHOKSEUMAWE
Chairul

Komentar

Recent Posts

Festival Tring Aceh Edukasi Masyarakat Investasi Emas Digital

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pegadaian Area Aceh menggelar Festival Tring Aceh sebagai upaya memperkenalkan transformasi digital…

11 jam ago

Kemenag Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru Agama dan Madrasah

Analisaaceh.com, Jakarta | Kementerian Agama RI menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki tata kelola serta meningkatkan kesejahteraan…

12 jam ago

PEKA Malaysia dan FUAD UIN Suna Hadirkan Senyum Anak-anak Pascabanjir di Teumpok Beurandang

Analisaaceh.com, Aceh Utara | Di tengah sisa-sisa kelelahan pascabanjir Aceh 2025, senyum anak-anak Gampong Teumpok…

20 jam ago

Basarnas Evakuasi ABK MT UNITY di Samudera Hindia Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Banda Aceh melakukan operasi…

4 hari ago

Karhutla di Aceh Barat Capai 50,2 Hektare

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten…

4 hari ago

Satu Oknum WH Jalani Uqubat Cambuk Bersama Lima Terpidana Lainnya

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pelaksanaan eksekusi uqubat cambuk terhadap enam terpidana digelar di Kota Banda…

4 hari ago