Categories: NEWS

Aura USK di Negeri Gingseng

analisaaceh.com | Menempuh studi di salah satu universitas terbaik dunia tentu menjadi impian banyak orang. Namun, bagi Cut Aura Maghfirah Putri, alumnus Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala (USK), perjalanan menuju Seoul National University (SNU), Korea Selatan, bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan sebuah proses panjang tentang ketekunan dan keberanian keluar dari zona nyaman.

Saat ini, dara asal Banda Aceh tersebut tengah bersiap memasuki semester keempat program magister di Department of Community Health Nursing, College of Nursing, SNU, melalui jalur beasiswa LPDP.

Jejak akademik Aura di USK terbilang cemerlang. Ia menyelesaikan S1 Keperawatan pada 2022 dalam waktu 3,6 tahun dengan predikat cumlaude, lalu merampungkan profesi Ners pada 2023 dengan IPK 3,92.

Semasa kuliah, ia aktif di berbagai organisasi seperti BEM Fakultas Keperawatan, GERGANA, dan Gen-A. Bersama timnya, ia juga pernah meraih hibah PKM-PM dari Kemendikbudristek pada 2021, yang membawanya mempresentasikan hasil pengabdian masyarakat tersebut pada the 14th International Nursing Conference di Korea Selatan pada 2023.

Ketertarikannya pada keperawatan komunitas tumbuh dari kesadarannya bahwa peran perawat jauh lebih luas dari sekadar merawat orang sakit.

“Perawat juga dapat berkontribusi dalam mencegah penyakit dan meningkatkan kesehatan sejak tingkat komunitas,” ujar Aura. “Karena itu, saya memilih melanjutkan pendidikan di bidang Community Health Nursing agar bisa bekerja bersama masyarakat dan memberikan dampak yang lebih luas.”

Perjalanan Aura mendapatkan beasiswa LPDP tidak diraih dengan instan. Persiapan itu ia lakukan selama kurang lebih satu tahun di tengah kesibukan menjalani koas di rumah sakit. Ia harus membagi waktu antara jadwal dinas, persiapan tes IELTS, dan penulisan esai. Bahkan, waktu senggang saat mendapat giliran dinas malam di rumah sakit kerap ia manfaatkan untuk belajar. Upaya keras tersebut berbuah manis ketika ia berhasil lolos seleksi LPDP dalam satu kali percobaan.

Namun, tantangan sesungguhnya baru dimulai ketika ia menginjakkan kaki di Korea Selatan. Menjadi salah satu dari sedikit mahasiswa internasional di College of Nursing SNU, Aura dihadapkan pada tembok bahasa. Meskipun telah belajar bahasa Korea hingga tingkat menengah sebelum berangkat, istilah akademik dan kecepatan dosen mengajar sempat membuatnya kewalahan.

“Begitu benar-benar masuk ke kelas, rasanya seperti menonton drama Korea tanpa subtitle,” kenangnya.

Untuk mengakalinya, Aura meminta izin profesor untuk merekam perkuliahan. Setibanya di asrama, ia menerjemahkan materi dan catatan kuliah secara mandiri. Di luar kendala bahasa, ia juga harus beradaptasi dengan budaya dan lingkungan baru. Sebagai satu-satunya mahasiswi berhijab di jurusannya, ia kerap mendapati rasa penasaran dari warga lokal yang belum memahami tradisi Islam, yang dijadikannya sebagai ruang untuk bertukar cerita secara positif.

Bagi Aura, Korea Selatan memberikan banyak perspektif baru, terutama terkait inovasi sistem kesehatan masyarakat dan pencegahan penyakit tidak menular seperti hipertensi. Pengalaman dan ilmu yang ia peroleh selama di luar negeri kelak ingin ia bawa pulang untuk diterapkan di tanah air.

Sebagai penerima beasiswa LPDP, ia berharap kesempatan belajar di luar negeri tidak berhenti sebagai prestasi pribadi, melainkan menjadi bekal nyata untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di daerah asalnya.

“Sebagai penerima beasiswa LPDP, saya berharap kesempatan ini dapat menjadi bekal untuk kembali dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesehatan masyarakat di daerah asal saya,” tutupnya.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Impor Aceh Naik 176 Persen, Perdagangan Defisit 8,67 Juta Dolar AS

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Nilai impor Aceh pada Agustus 2026 mencapai 82,67 juta dolar AS.…

22 jam ago

Inflasi Aceh 5,03 Persen, Beras hingga Daging Ayam Jadi Pendorong

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Provinsi Aceh mengalami inflasi tahunan sebesar 5,03 persen pada September 2026.…

22 jam ago

Truk Sawit Overload Tanpa Pengaman Resahkan Pengendara di Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pengendara sepeda motor mengeluhkan maraknya truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) kelapa…

23 jam ago

Ratusan Warga Babahrot Abdya Minta PT CA Angkat Kaki dari Lahan TORA

Analisaaceh.com, Blangpidie | Ratusan masyarakat yang tergabung dalam kelompok Tani Seuneubok Lubok Raja Karya Abadi…

3 hari ago

Dukung Jakarta Understanding, Dekan FUAD UINSUNA Soroti Tantangan Dakwah Digital

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe,…

4 hari ago

Tiga Pengasuh Daycare di Banda Aceh Divonis Hingga 3 Tahun Penjara

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Tiga pengasuh sebuah daycare di Banda Aceh dijatuhi hukuman penjara oleh…

4 hari ago