Categories: NEWS

Bawa 17,8 Kg Ganja, Mahasiswa Ditangkap di Aceh Tenggara

Analisaaceh.com, Kutacane | Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Aceh Tenggara menangkap seorang mahasiswa berinisial AN (21) warga Desa Kisaran Baru Kecamatan, Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, karena membawa 17,80 kilogram narkotika jenis ganja di wilayah Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. Pelaku diamankan di Desa Lawe Sembah Ikan, Kecamatan Ketambe pada Jum’at (27/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri melalui Plt Kasi Humas, Ipda Patar Erwinsyah Nababan mengatakan, penangkapan terhadap terduga pelaku merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat bahwasannya adanya aktivitas yang mencurigakan terkait peredaran narkotika di desa Lawe Lembah Ikan.

Menerima informasi adanya kendaraan yang diduga mengangkut narkotika jenis ganja, sebut Patar, kemudian petugas melakukan pemantauan dan kendaraan tersebut berhasil dihentikan.

“Saat dilakukan pemeriksaa mobil, petugas menemukan tiga karung di bagian jok belakang mobil, dan setelah dibuka diketahui berisi paket ganja siap edar,” kata Ipda Patar Erwinsyah Nababan, Sabtu (28/3/2026).

Dari hasil penggeledahan, petugas mengamankan 11 paket ganja yang dibalut lakban cokelat dengan berat keseluruhan 17,80 kilogram, satu unit handphone merk Redmi Note 11 dan satu unit mobil Toyota Calya warna putih, serta tiga karung atau goni putih.

Kepada polisi, kata Patar, pelaku AN mengaku bahwa barang haram tersebut dibelinya untuk dibawa ke Kota Medan untuk dijual kembali guna memperoleh keuntungan,

“Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Aceh Tenggara guna untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Patar menegaskan, pengungkapan dan penangkapan pelaku ini merupakan komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Aceh Tenggara.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi para pelaku peredaran narkotika. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi demi menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba,” pungkasnya.

Ahlul Zikri

Komentar

Recent Posts

USK Sampaikan Duka Mendalam Wafatnya Mantan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Warul Walidin

Universitas Syiah Kuala (USK) menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya mantan Rektor Universitas Islam Negeri…

7 jam ago

Jelang 21 Tahun Damai Aceh, Pemulihan Korban Konflik dan Bencana Diminta Dipercepat

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang peringatan 21 tahun perdamaian Aceh, sekelompok masyarakat menyampaikan tuntutan kepada…

7 jam ago

Jelang HUT RI, Penjualan Bendera di Banda Aceh Masih Lesu

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, penjualan bendera…

7 jam ago

Pendapatan Abdya 2026 Naik, Belanja Tembus Rp1,06 Triliun

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pendapatan Daerah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada Tahun Anggaran 2026 mengalami…

7 jam ago

KUA-PPAS 2027 Diserahkan, Wabup Abdya Sampaikan Prioritas Pembangunan

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran…

7 jam ago

Mantan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Warul Walidin Meninggal Dunia

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kabar duka datang dari keluarga besar Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry…

7 jam ago