Categories: NEWS

Bea Cukai Langsa Amankan 11 Orang Diduga Pelaku Barang Impor Ilegal

Analisaaceh.com, Langsa | Bea Cukai Langsa mengamankan barang impor ilegal dari Thailand dan menangkap sebelas orang pelaku yang diamankan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Langsa, Rabu (9/8/2023) pagi.

Kepala Bea Cukai Langsa Sulaiman mengatakan, bahwa penangkapan tersebut dilakukan bersama personel gabungan TNI-POLRI di Pelabuhan Gampong Birem Puntong dan di Gudang PT. APPI Gampong Alue Dua Kecamatan Langsa Baro pada Kamis (3/8) lalu sekitar pukul 01.00 WIB.

“Dalam operasi itu, tim gabungan berhasil mengamankan barang-barang yang diduga di impor dari Thailand berupa 7 ekor kambing, 100 box teh hijau, 88 batang bibit tumbuhan, satu unit Kapal Motor (KM) dan satu unit mobil box yang diduga menjadi sarana pengangkut atas barang tersebut,” kata Sulaiman, dalam konferensi pers di gedung Bea Cukai Langsa.

Sulaiman menjelaskan, bahwa pihaknya juga telah mengamankan sebanyak 11 orang pelaku dalam kasus tersebut yang berinisial AW, I, IK, MS, R, N, I , MY, R, T dan R, dimana 4 diantaranya telah dinaikkan statusnya menjadi tersangka setelah dilakukan penyelidikan dari barang bukti yang ada.

“Tersangka telah ditahan di Lapas Kota Langsa sejak hari Jum’at tanggal 04 Agustus 2023,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Sulaiman, untuk identitas asal para pelaku merupakan warga dari Kota Langsa dan Aceh Tamiang, serta jenis barang bukti kapal motor yang diamankan memiliki kapasitas 250 PK.

“Jenisnya masih kita dalami, tetapi untuk kapal motor ada dua mesin berkapasitas 250 PK dan identitas asal para pelaku sebagian berasal dari Aceh Tamiang dan Kota Langsa,” ungkap Sulaiman.

Selain itu, Kepala Bea Cukai juga menerangkan terkait mengapa para pelaku tidak dihadirkan dalam acara konferensi pers tersebut, bahwa terhadap para tersangka masih dilakukan proses pemeriksaan dan penyelidikan.

“Terkait tersangka masih dalam proses penyelidikan dan sebagainya, sehingga yang pasti kita sudah buktikan di Lapas Kota Langsa serta sudah diterima langsung kemarin oleh pihak Lapas dan Insyaallah saat prosesnya nanti akan kita sampaikan ke teman-teman media,” pungkas Sulaiman.

Chairul

Komentar

Recent Posts

Derita Infeksi Jantung, Anak Yatim di Abdya Butuh Biaya ke RSUDZA Banda Aceh

Analisaaceh.com, Blangpidie | Nasib pilu dialami Salakun (15), seorang remaja yatim asal Gampong Ie Mirah,…

1 hari ago

Dek Fadh Sampaikan Enam Persoalan Pertanahan Aceh ke Komisi II DPR RI

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh menyampaikan enam persoalan strategis…

1 hari ago

2 Terduga Curanmor di Banda Aceh Ditangkap, Polisi Dalami Rencana Penjualan ke Pulau Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polisi menangkap dua pria yang diduga terlibat pencurian sepeda motor di…

2 hari ago

TVRI Rumahkan 17 Kontributor di Aceh, 4 Organisasi Pers Keluarkan Pernyataan Sikap

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Empat organisasi pers di Aceh, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi…

3 hari ago

Jejak Intelektual Syekh Yusuf dan Abdurrauf As-Singkili Dikaji di Banda Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Jejak intelektual Syekh Yusuf al-Makassari dan ulama Aceh, Syekh Abdurrauf as-Singkili,…

3 hari ago

Wartawan Banda Aceh Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang di Gunung Anak Krakatau

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sejumlah wartawan di Kota Banda Aceh menggelar doa bersama untuk keselamatan…

5 hari ago