Categories: NEWS

Ratusan Siswa di Kemukiman Krueng Batee Abdya Belum Terima MBG, SPPG Tunggu Dapur Baru Beroperasi

Analisaaceh.com, Blangpidie | Ratusan siswa di Kemukiman Krueng Batee, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), diduga belum pernah menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami heran kok masih banyak sekolah SD di Kemukiman Krueng Batee belum pernah menerima jatah MBG,” kata Ketua Mukim Krueng Batee, Tgk Agus, Jumat (31/7/2026).

Agus mengatakan, keluhan tersebut muncul setelah sejumlah orang tua mempertanyakan mengapa anak-anak mereka yang bersekolah di SD belum menerima MBG. Ia kemudian mengonfirmasi informasi tersebut kepada pihak sekolah.

“Dari sekian banyak sekolah di Kemukiman Krueng Batee, hanya sekitar 15 persen yang menerima MBG. Sementara 85 persen lagi sama sekali belum pernah menerima manfaat MBG,” ujarnya.

Menurut Agus, kondisi tersebut menjadi perhatian karena dapur MBG justru berada di Kemukiman Krueng Batee, tepatnya di Gampong Alue Pisang. Meski demikian, siswa SD dan santri di wilayah tersebut belum menerima manfaat program.

“Kan aneh, dapur MBG ada di desa itu, sementara siswa SD dan anak pesantren di sana tidak menerima jatah. Kami berharap pihak pengelola memprioritaskan siswa tersebut,” katanya.

Menanggapi hal itu, Kepala dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Rauzatul Jannah, mengatakan pihaknya belum dapat menambah jumlah penerima manfaat.

“Jadi, dapur SPPG yang saat ini berada di Alue Pisang merupakan pindahan dari Gampong Alue Padee, Kecamatan Kuala Batee. Dan sudah ada penerima manfaatnya,” kata Rauzatul.

Ia menjelaskan, persoalan tersebut sudah menjadi perhatian sejak awal. Pihak SPPG telah berkoordinasi dengan Koordinator Wilayah, tetapi hingga kini belum ada kebijakan dari pusat terkait penambahan penerima.

“Dari pertama memang permasalahan ini sudah menjadi kekhawatiran kami di SPPG. Bahkan saya sudah melakukan komunikasi dengan Korwil. Namun, informasi yang beliau dapatkan juga belum bisa ditambahkan,” ujarnya.

Rauzatul menambahkan, dapur SPPG di Alue Pisang baru beroperasi selama 14 hari setelah dipindahkan dari Alue Padee. Selama masa transisi, distribusi MBG masih difokuskan kepada sekolah dan penerima yang telah terdaftar sebelumnya.

“Saat ini program MBG kita distribusikan ke 15 sekolah dan satu Posyandu dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 2.064 siswa, dan itu masih penerima manfaat yang lama,” katanya.

Ia memastikan siswa di Kemukiman Krueng Batee akan masuk dalam cakupan program setelah dapur SPPG lain di Kecamatan Kuala Batee mulai beroperasi.

“Insyaallah jika dapur SPPG yang ada di Kecamatan Kuala Batee sudah beroperasi nanti bisa disesuaikan,” pungkasnya.

Ahlul Zikri

Komentar

Recent Posts

Warga Pidie Tewas dalam Insiden Pengibaran Bendera, Pemerintah Aceh Minta Penanganan Hukum

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang warga Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, meninggal dunia…

2 hari ago

Kesiapan Menikah Jadi Perhatian, BKKBN Aceh Perkuat Program Keluarga

Analisaaceh.com, Banda Aceh | BKKBN Aceh terus mendorong penguatan pembangunan keluarga melalui sejumlah program prioritas,…

4 hari ago

Kabel Menjuntai di Perkantoran Abdya,Kadis Kominsa Abdya: Jika Tak Ditangani, Kami Ambil Sikap Tegas

Blangpidie - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengancam akan…

4 hari ago

Diduga Cabuli Dua Anak, Pria 59 Tahun Ditangkap di TPI Lampulo

Analisaaceh.com. Banda Aceh | Seorang pria berinisial NSR (59), warga Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh,…

4 hari ago

Tekanan Ekonomi hingga Bullying, FUAD UIN SUNA Bahas Ketahanan Mental Generasi Muda

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Tekanan ekonomi, dinamika politik, perundungan, hingga tantangan era digital menjadi sejumlah persoalan…

4 hari ago

Inflasi Aceh 5,05 Persen, Tertinggi di Sumatera pada Oktober 2026

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Provinsi Aceh mencatat inflasi tahunan tertinggi di wilayah Sumatera pada Oktober…

5 hari ago