Categories: NEWS

BNN Musnahkan 2 Hektar Ladang Ganja di Seulimeum

Analisaaceh.com, Jantho | Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia memusnahkan 2 hektar ladang ganja di Gampong Pulo, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar pada Rabu (28/7/2021).

Pemusnahan ladang yang terletak di koordinat N 05°27.364′ E 095°37.500′ dengan ketinggian 656 mdpl tersebut dipimpin langsung oleh Deputi Pemberantasan BNN RI, Drs. Arman Depari didampingi Direktur Narkotika BNN RI, Drs. Aldrin MP Hutabarat, M.Si.

Arman mengatakan, situasi jalur yang terjal bukan menjadi kendala bagi tim di lapangan untuk mencapai lokasi penanaman ganja ilegal di tengah hutan yang jauh dari pemukiman warga.

“Di lokasi tim berhasil mengamankan tanaman ganja basah seberat 5 ton dengan jumlah 10.000 batang pada usia 4-5 bulan,” ujarnya.

“Seperti yang terlihat sekarang, jika waktu lalu kita menemukan ladang ganja yang ditanam bersama dengan tanaman produktif lainnya atau yang sering kita sebut campur sari, tetapi saat ini lahannya memang dikhususkan ditengah hutan, terpencil dan sangat jauh untuk menanam narkotika jenis ganja ini”, kata Deputi Pemberantasan BNN.

Arman Depari juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas yang terlibat, baik dari Polri, TNI, Pemerintah daerah dan Bea Cukai yang telah membantu memberantas narkoba.

“Juga terkhusus bagi petugas yang berada di kampung Pulo yang telah membantu dan mendukung dalam proses pemusnahan ladang ganja kali ini,” ungkapnya.

Sementara itu Direktur Narkotika Deputi bidang Pemberantasan BNN RI, Drs. Aldrin MP. Hutabarat menegaskan bahwa operasi pemusnahan ladang ganja akan terus berlanjut sepanjang tahun.

“Karena ini merupakan tugas BNN RI dalam memerangi narkoba menuju Indonesia Bersinar, Indonesia Bersih Narkoba,” pungkasnya.

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Warga Pidie Tewas dalam Insiden Pengibaran Bendera, Pemerintah Aceh Minta Penanganan Hukum

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang warga Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, meninggal dunia…

8 jam ago

Kesiapan Menikah Jadi Perhatian, BKKBN Aceh Perkuat Program Keluarga

Analisaaceh.com, Banda Aceh | BKKBN Aceh terus mendorong penguatan pembangunan keluarga melalui sejumlah program prioritas,…

2 hari ago

Kabel Menjuntai di Perkantoran Abdya,Kadis Kominsa Abdya: Jika Tak Ditangani, Kami Ambil Sikap Tegas

Blangpidie - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengancam akan…

2 hari ago

Diduga Cabuli Dua Anak, Pria 59 Tahun Ditangkap di TPI Lampulo

Analisaaceh.com. Banda Aceh | Seorang pria berinisial NSR (59), warga Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh,…

2 hari ago

Tekanan Ekonomi hingga Bullying, FUAD UIN SUNA Bahas Ketahanan Mental Generasi Muda

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Tekanan ekonomi, dinamika politik, perundungan, hingga tantangan era digital menjadi sejumlah persoalan…

3 hari ago

Inflasi Aceh 5,05 Persen, Tertinggi di Sumatera pada Oktober 2026

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Provinsi Aceh mencatat inflasi tahunan tertinggi di wilayah Sumatera pada Oktober…

3 hari ago