Categories: ACEH SELATANNEWS

Box Trap dan Senjata Bius Untuk Tangkap Harimau di Aceh Selatan Belum Buahkan Hasil

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menyebutkan harimau sumatera (panthera tigris sumatrae) yang menyerang warga di Kabupaten Aceh Selatan beberapa waktu lalu belum tertangkap.

“Sejauh ini harimau sumatera tersebut belum dapat kita evakuasi. Tim masih standby di lokasi untuk melakukan penangkapan terhadap satwa dilindungi itu,” kata Kepala BKSDA Aceh Agus Arianto saat dikonfirmasi Analisaaceh.com, Kamis (3/2/2022).

Ia menambahkan, bahwa pihaknya sudah menambahkan dua box trap lagi untuk upaya penangkapan harimau sumatera tersebut setelah sebelumnya telah dipasang tiga perangkap.

“Sekarang sudah ditambah dua box trap lagi untuk penangkapan. Jadi, untuk saat ini ada lima box trap yang sudah kita pasang di lokasi dimana titik keberadaan satwa dilindungi tersebut,” ujarnya.

Baca: Harimau Terkam Warga di Aceh Selatan, BKSDA Pasang Box Trap

Selain itu, kata Agus, tim medis BKSDA dan Forum Konservasi Leuser (FKL) masih tetap berada di lokasi. Karena, tim bergerak jika ada informasi dimana munculnya harimau dan tim langsung menuju ke tempat tersebut.

“Kemunculan harimau itu ada di beberapa titik. Jadi kalau dari box trap sudah kita sebar, akan tetapi harimaunya masih belum masuk perangkap,” sebut Agus.

“Harapan kita agar supaya cepat tertangani. Karena kondisinya yang berpindah-pindah tempat itu membuat kita sedikit kewalahan. Mudah-mudahan dengan adanya tambahan dua box trap bisa segera terselamatkan harimaunya,”ucapnya.

Baca: BKSDA Siapkan Senjata Bius Untuk Tangkap Harimau di Aceh Selatan

Terkait kondisi di lapangan, Agus mengatakan bahwa sejauh ini belum ada kendala, hanya saja harimau tersebut tidak bisa dipastikan ada di lokasi tertentu dan tidak tetap.

“Harimaunya itu pergerakannya jauh dan juga berbatasan dengan kawasan hutan habitatnya. Maka Kita berupaya untuk menjaga ketenangan masyarakat dan masyarakat juga masih melakukan aktivitas di sekitaran lokasi itu. Kita tetap selalu menghimbau kepada masyarakat agar membatasi aktivitasnya serta mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Baca: Warga Aceh Selatan Diterkam Harimau Saat Sedang Memanen Sawit

Sebelumnya, BKSDA Aceh menyiapkan senjata bius untuk menangkap harimau sumatera yang menyerang warga Seulekat Kecamatan Bakongan Timur Kabupaten Aceh Selatan saat memanen buah sawit di kebun miliknya pada Senin (7/2/2022) sekira pukul 13.00 WIB.

Saat itu korban sempat melakukan perlawanan hingga mengalami luka di bagian lengan sebelah kanan akibat cakaran satwa yang dilindungi tersebut. (Ahlul)

Editor : Nafrizal
Rubrik : ACEH SELATAN
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Sempat Kabur ke Aceh Jaya, Tim Tabur Kejari Aceh Selatan Tangkap DPO Kasus Migas di Tapaktuan

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Selatan berhasil menangkap seorang…

2 hari ago

USK dan Badan Keahlian DPR RI Teken MoU, Bahas Penguatan Pengawas Sistem Merit ASN

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Universitas Syiah Kuala (USK) dan Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat Republik…

2 hari ago

Diduga Gelapkan Sepmor Yamaha NMAX Milik Warga Kuala Batee, Pria Asal Babahrot Abdya Ditangkap Polisi di Nagan Raya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya (Abdya) seorang…

3 hari ago

Kelas Darurat SDN 10 Linge Aceh Tengah Mulai Digunakan, Sebagian Siswa Tak Lagi Belajar di Tenda

Analisaaceh.com, Aceh Tengah | Sebagian siswa SD Negeri 10 Linge, Kabupaten Aceh Tengah, kini tidak…

4 hari ago

SBA: Peningkatan Permintaan Sebabkan Stok Semen di Sejumlah Titik Distribusi Cepat Terserap

Analisaaceh.com, Banda Aceh | PT Solusi Bangun Andalas (SBA) menyatakan peningkatan permintaan di sejumlah wilayah…

4 hari ago

Bupati Safaruddin Sentil Kontribusi Dua Anggota DPRA Asal Abdya, Pastikan Tak Ada Pokir di APBK 2027

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, menegaskan komitmen pemerintah daerah mendorong pemerataan…

4 hari ago