Categories: PEMERINTAH ACEH

Bunda PAUD Aceh Sosialisasi Pencegahan Stunting dan Gemar Membaca di TK Dabun Gelang

Analisaaceh.com, BLANGKEJEREN | “Ayo, mana ini yang anak hebat ya? Ayo, siapa yang makannya paling banyak?”

Itulah sapaan ramah Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aceh Dyah Erti, menyemangati para siswa Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri 1 Dabun Gelang Kecamatan Blang Keujeren, yang sedang asik melahap bubur kacang hijau yang disediakan oleh sekolah, Selasa (6/4/2021).

Dengan telaten, satu persatu siswa dihampiri oleh Dyah sembari menyemangati dan memberikan petuah.

“Ayo makan yang banyak, biar jadi anak yang kuat dan sehat,” ujar Dyah sembari mengelus lembut rambut Akil, salah seorang siswa yang terlihat lahap menyantap bubur kacang hijau di hadapannya.

Sementara itu, kepada para guru dan orangtua yang mendampingi para siswa, Dyah Erti berpesan tentang pentingnya mempersiapkan pendidikan anak sejak dini.

“Sejak dini, pendidikan anak harus kita persiapkan. Sebagai orangtua, kita tentu selalu ingin memberikan yang terbaik buat buah hati tercinta, kita tentu ingin anak-anak mendapatkan pendidikan yang jauh lebih baik dari kita. Untuk itu, sejak dini harus kita persiapkan. Terutama di PAUD, karena merupakan pondasi anak menuju jenjang pendidikan selanjutnya,” kata Dyah berpesan.

Sebagai daerah yang dikelilingi pegunungan dan hutan, Dyah Erti juga mengimbau para orangtua dan guru untuk menanamkan pendidikan konservasi sejak dini kepada anak, agar dikemudian hari para anak akan menjadi duta, bagi upaya penyelamatan hutan dan lingkungan.

“Suasananya sangat baik, hijau dan sejuk. Ini tentu sangat baik bagi anak-anak. Selain itu, menjadi modal yang sangat baik bagi para Bunda untuk mengajarkan pentingnya upaya konservasi kepada anak, tanamkan sejak dini,” imbau Dyah Erti.


Sosialisasi PAUD Holistik Integrasi

Dalam sambutannya, Dyah Erti juga mensosialisasikan PAUD Holistik Integratif kepada dewan guru.

“Program PAUD Holistik Integratif adalah sistem pendidikan dini yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia. sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2003, khususnya pasal 2 ayat 1, yang menjelaskan, PAUD Holistik Integratif adalah penanganan anak usia dini secara utuh dan menyeluruh, baik itu mencakup layanan gizi dan kesehatan, layanan pendidikan dan pengasuhan, pencegahan dan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, serta upaya untuk memberikan yang terbaik bagi semua aspek perkembangan anak,” ujar Dyah Erti.

Dyah mengingatkan, agar PAUD Holistik berjalan baik, maka koordinasi, pembinaan dan sinergi peran Bunda PAUD dengan pemangku kebijakan terkait harus terus ditingkatkan, agar upaya merealisasikan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dapat terlaksana.

“Semangat membangun kerjasama untuk memperkuat program PAUD ini harus kita lakukan, sehingga kita mampu menghadirkan layanan PAUD Terpadu yang harmonis dan menyejukkan. Dengan terbangunnya PAUD Holistik Integratif ini, maka kita tentunya sudah memiliki modal awal untuk menciptakan generasi muda Aceh yang cerdas dan berkualitas,” pungkas Dyah Erti Idawati.

Dalam sambutannya, Dyah Erti juga mensosialisasikan pencegahan stunting, dengan memberikan asupan makanan bergizi seimbang kepada anak.

“Kenyang dan enak adalah pola pikir yang salah. Orangtua harus memperhatikan kandungan gizinya. Anak-anak sangat membutuhkan protein untuk tumbuh kembang tubuh dan otaknya, sehingga anak kita menjadi anak yang sehat dan cerdas. Selain itu, saya juga perlu mengingatkan, bahwa stunting bukan hanya berkaitan dengan makanan tetapi juga terkait dengan pola asuh, kesehatan dan psikologis serta sejumlah faktor lainnya,” kata Dyah.

Di akhir acara, Dyah Erti juga membagikan buku bacaan bergambar kepada anak-anak. “Kegiatan ini merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku atau disingkat Gernas Baku. Jadi, kepada para orangtua kami imbau untuk rutin menyempatkan waktu membacakan buku kepada anak-anak, agar di masa depan anak kita menjadi anak yang gemar membaca buku, karena sebagaimana kita ketahui bersama, buku adalah jendela dunia,” pungkas Dyah Erti.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

7 Kecamatan Terendam Banjir dan Longsor di Abdya, Tiang Listing Tumbang di Babahrot

Analisaaceh.com, Blangpidie | Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda Kabupaten Aceh Barat Daya…

3 jam ago

KIP Aceh Barat Gelar Rakor PDPB Triwulan III 2026, Pastikan Data Pemilih Tetap Akurat

Analisaaceh.com, Meulaboh | Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Barat menggelar Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data…

3 jam ago

Kolaborasi Lintas Kampus, USK Implementasi Mesin Pencacah Daging untuk UMKM Abon Lampulo

Analisaaceh.com, Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Kolaborasi Indonesia (PMKI) Tahun 2026 yang mengangkat tema “Implementasi…

4 jam ago

Derita Infeksi Jantung, Anak Yatim di Abdya Butuh Biaya ke RSUDZA Banda Aceh

Analisaaceh.com, Blangpidie | Nasib pilu dialami Salakun (15), seorang remaja yatim asal Gampong Ie Mirah,…

1 hari ago

Dek Fadh Sampaikan Enam Persoalan Pertanahan Aceh ke Komisi II DPR RI

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh menyampaikan enam persoalan strategis…

1 hari ago

2 Terduga Curanmor di Banda Aceh Ditangkap, Polisi Dalami Rencana Penjualan ke Pulau Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polisi menangkap dua pria yang diduga terlibat pencurian sepeda motor di…

3 hari ago