Wakil Ketua DPRA Sebut Aceh Selatan Punya Potensi Wisata Alam yang Besar

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Safaruddin menyebutkan bahwa Aceh Selatan memiliki potensi wisata alam yang besar yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian dan menghidupkan usaha-usaha kecil masyarakat.

“Potensi alam di sini sangat besar. Lautnya indah, yang berhadapan dengan Samudera Hindia. Jika ini dikembangkan, tentu akan mendongkrak ekonomi-ekonomi masyarakat. Sektor-sektor usaha masyarakat akan hidup dan industri rumah tangga juga akan tumbuh,” kata Safaruddin dalam keterangannya, Selasa (6/4/2021).

Untuk itu, politisi kelahiran Aceh Barat Daya ini mendorong para kader-kader Gerindra Aceh Selatan yang telah diberikan amanah sebagai wakil rakyat (DPRK), untuk mendorong Pemkab Aceh Selatan menyusun rencana pengembangan wisata Aceh Selatan.

“Ada kader Gerindra yang menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Sandiaga Uno). Siapkan saja perencanaannya, jika dibutuhkan, saya akan bangun komunikasi dengan Pak Sandiaga Uno untuk fokus pengembangan wisata Aceh Selatan,” ungkapnya.

“Untuk melakukan hak yang besar, tentu perlu upaya yang besar. Ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, perlu sinergitas antara beberapa pihak dalam memperjuangkan ini nantinya,” tambah Safaruddin.

Selain mendorong pengembangan wisata, Safaruddin mengatakan dirinya juga akan mengupayakan sejumlah program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan peningkatan sumber daya manusia (SDM), yang akan menjadi pokok-pokok pikirannya untuk diperjuangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2022.

“Bukan hanya fisik yang kita kejar dalam membangun Aceh, tapi pemberdayaan ekonomi dan peningkatan SDM perlu dilakukan,” kata politikus Gerindra ini.

“Pokir saya tidak berpaku di infrastruktur, tapi menghidupkan sektor-sektor usaha masyaarakat (UMKM) dan pelatihan-pelatihan untuk peningkatan SDM masyararakat,” sambungnya.

Safaruddin juga mengatakan, upaya-upaya yang dilakukannya dalam hal pemberdayaan ekonomi masyarakat, bertujuan untuk mengatasi persoalan kemiskinan di Aceh.

“Walapupun tidak selesai seluruhnya, tapi setidaknya ada upaya pembenahan yang kita lakukan untuk meningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan, Hadi Surya mengatakan dirinya akan menindaklanjuti rencana pengembangan wisata Aceh Selatan ini dan mendorong Pemkab Aceh Selatan untuk menyiapkan segala yang dibutuhkan untuk usulan ke kementerian nantinya.

“Rencana Induk Pariwisata Daerah (Riparda) Aceh Selatan juga sudah ada. Jadi tinggal disiapkan saja beberapa hal lain untuk usulan ke kementerian nantinya,” kata Hadi Surya yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRK Aceh Selatan ini.

“Semoga saja ini bisa terwujud, guna menghidupkan sektor wisata di Aceh Selatan,” harapnya.

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Dua Remaja Putri dilaporkan Hilang Terseret Ombak di Pantai Ujong Manggeng

Anlisaaceh.com, Blangpidie | Dua remaja putri dilaporkan hilang setelah terseret arus ombak saat mandi di…

2 jam ago

Masih DPO, Eks Keuchik Kambuek Payapi Kunyet Divonis 5 Tahun Penjara Kasus Korupsi

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh menjatuhkan vonis…

2 jam ago

5.075 Jemaah Haji Aceh Sudah Tiba di Tanah Air, Tersisa Satu Kloter di Madinah

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebanyak 5.075 jemaah haji asal Aceh telah kembali ke Tanah Air…

2 jam ago

Pemkab Abdya Serahkan Raqan APBK 2025, SiLPA Capai Rp128 M

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin menyampaikan naskah Rancangan Qanun (Raqan) Pertanggungjawaban…

3 hari ago

Tiga Tersangka Kasus Kekerasan Anak di Daycare Diserahkan ke Jaksa

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kejaksaan Negeri Banda Aceh menerima penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang…

3 hari ago

ASN Penelantaran Anak Divonis Kerja Sosial 100 Jam di Masjid

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pengadilan Negeri Banda Aceh mencatat sejarah baru dalam penerapan Kitab Undang-Undang…

3 hari ago