Categories: NEWSPERISTIWA

Diduga Gegara Warisan, Dua Orang Jadi Korban Pembacokan di Aceh Selatan

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Personel Polsek Trumon Timur berhasil mengamankan seorang pelaku pembacokan di Gampong Pinto Rimba, Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Senin (15/6/2020).

Pria berinisial MA (40) diamankan atas perbuatannya yang diduga kuat telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap korban berinisial MT (59). Sementata MT juga melakukan hal yang sama terhadap korban S (70) warga setempat.

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Ardianto Nugroho, SIK, SH., MH melalui Kapolsek Trumon Timur, IPTU Jumanto, SH mengatakan, kejadian penganiayaan tersebut terjadi terhadap dua orang korban. Di mana MT merupakan korban dari pelaku MA. Sedangkan korban S merupakan korban penganiayaan oleh MT.

Motif penganiayaan yang melukai dua korban tersebut, kata Kapolsek, merupakan masalah harta warisan yang sudah berlangsung lama dan bahkan lebih 10 tahun lalu.

“Masalah ini beberapa tahun silam sudah pernah terjadi, namun tidak sampai jadi perkara berdarah seperti ini,” sebutnya.

Peristiwa itu bermula saat pelaku MA sedang mengendarai motor ke kawasan Gelombang. Setibanya di depan Mushola Dusun Suak Raya, Gampong Pinto Rimba, Kecamatan Trumon Timur, MA dihadang dan hendak dibacok dengan sebilah parang oleh MT.

“MA langsung melompat untuk menghindar, saat itu MT sempat membacok kendaraan milik MA,” terangnya.

Kemudian, sambung Kapolsek, MA yang sempat dikejar oleh MT berusaha merebut parang yang berada di tangan MT. Saat keduanya saling tarik-menarik, MT malah terkena sabetan parang oleh MA.

“Melihat MT berdarah, MA melempar parang yang direbutnya tersebut, lalu MA lari untuk mengamankan diri serta menelepon istrinya untuk menghubungi pihak kepolisian,” kata kapolsek.

Setelah itu, MT mencari MA ke rumahnya, namun saat itu yang bersangkutan tidak berada di rumah, yang ada hanya S yang merupakan ibu dari MA. Tanpa sebab yang diketahui, MT malah melukai S dengan parang, hingga nengakibatkan luka sabetan di bagian paha atas sebelah kirinya.

“Atas kejadian tersebut, masyarakat yang melihat langsung membawa S ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan, yang selanjutnya di rujuk ke RSUD Yulidin Awai Tapaktuan,” ungkap Kapolsek.

Untuk kasus tersebut, kata Kapolsek, pihaknya melimpahkan kasus itu ke Polres Aceh Selatan untuk dilakukan penyelidikann lebih lanjut.

“Untuk penyelidikan lebih lanjut, kasus tindak pidana penganiayaan ini sudah dilimpahkan ke Reskrim Polres Aceh Selatan,” pungkasnya.

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Dinsos Abdya Bentuk Tim Verifikasi Desil di RSUD-TP

Analisaaceh.com, Blangpidie | Dinas Sosial (Dinsos) Aceh Barat Daya (Abdya) segera membentuk Tim Verifikasi Desil…

17 jam ago

Ramlah Sali, Jamaah Haji Tertua Aceh Berusia 101 Tahun

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang jamaah haji lanjut usia asal Kota Langsa menjadi perhatian menjelang…

18 jam ago

Akademisi Hukum Desak Pergub JKA Segera Dicabut

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Akademisi hukum Universitas Iskandar Muda, Lukmanul Hakim, mendesak Muzakir Manaf atau…

18 jam ago

Sekda Aceh: Pasien Katastropik Ditanggung JKA Tanpa Batas Desil

Analisaaceh.com, Bireuen | M. Nasir memastikan pasien penyakit katastropik di Aceh akan ditanggung sepenuhnya oleh…

18 jam ago

MTQ Blangpidie Ditutup, Meyza Ajak Generasi Cintai Al-Qur’an

Analisaaceh.com, Blangpidie | Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya…

1 hari ago

Bupati Safaruddin Minta RSUD Abdya Layani Semua Pasien JKA Desil 1-10

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Dr Safaruddin menginstruksikan pihak Rumah Sakit Umum…

1 hari ago