Dua warga Aceh saat tiba di Banda Aceh (Foto: Ist)
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Dua warga Aceh yang berada di Ukraina dipulangkan dan tiba di Banda Aceh pada Kamis (24/3/2022) pukul 16:20 WIB.
Keduanya yakni Sandi Putra Kelana warga Paya Bujok Seuleumak, Kota Langsa dan Muhammad Fatah Abi Muntaha warga Desa Serba Jadi, Nagan Raya.
Mereka merupakan pengajar Al-Qur’an yang sudah enam bulan berada di Ukraina.
Kedatangan dua warga Aceh itu disambut oleh Kepala Dinas Sosial Aceh, Yusrizal serta pihak keluarga. Yurizal memastikan bahwa saat ini tidak ada lagi warga Aceh yang berada di Ukraina yang sedang dilanda konfik tersebut.
“Yang dari Aceh sudah tidak ada lagi yang berada di sana, kalau dari Indonesia yang sedang dipulangkan ada sembilan orang, sisa di Ukraina sekitar 50 orang yang memutuskan untuk tidak pulang ke Indonesia,” tutur Yusrizal.
Sementara itu Fata mengatakan, kondisi di Ukraina saat ini sebelum dia meninggalkan Ukraina sedikit aman karena dia tinggal bukan di Ibukota Ukraina. Penyerangan Rusia lebih fokus ke Ibukota dan beberapa daerah bagian timur Ukraina.
“Bulan terakhir ini ada peperangan tanpa ada pemberitahuan dari pemerintah sebelumnya, subuh-subuh ada sirine, semua masyarakat panik, serangan itu bisa tiba-tiba, kita yang sedang mengajar kadang harus bersembunyi dibawah meja. Dan sekarang hampir tiga juta masyarakat Ukraina yang mengungsi ke negara lain,” ungkap Fata. (Yuna)
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Rangkaian KKN USK Championship 2026 Kecamatan Bandar Baru resmi berakhir dengan…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin menemukan sejumlah kendala dalam pelayanan kesehatan…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh resmi membuka pendaftaran bakal…
Analisaaceh.com, Tapaktuan | Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Selatan berhasil menangkap seorang…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Universitas Syiah Kuala (USK) dan Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat Republik…
Komentar