Proses cambuk oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh, foto : Naszadayuna/analisaaceh.com
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebanyak empat orang pelanggar Syariat Islam berupa khamar yang mengandung alkohol dengan kadar 2 persen atau lebih dicambuk di Taman Bustanussalatin (Taman Sari) Gampong Baru Kota Banda Aceh pada hari ini Senin (1/7/2024).
Terdakwa tersebut berinisal MFA, AS, Y yang dicambuk sebanyak 40 kali dengan tambahan takzir cambuk sebanyak 5 kali dikurangi selama terdakwa di dalam tahanan. Kemudian terdakwa CR dengan Uqubat Takzir Cambuk sebanyak 20 cambuk.
“Keempat terdakwa ini telah diperiksa kesehatannya, sehingga layak menjalani hukumanan cambuk ini,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh, Suhendri.
Keempat terdakwa ini dikenakan Pasal 15 Ayat 11 J Pasal 16 Ayat (1) Quran Aceh No B Tahun 2006 Tentang Hukum Jonyat
Penjabat Sekretariat Daerah (Sekda) Banda Aceh, Wahyudi juga mengatakan bahwa kafe atau warung kopi yang menyediakan wifi umumnya menjadi tempat berkumpul dan bermain judi Online.
“Kita kita akan mengambil langkah terhadap hal ini, dan terhadap pemilik warung kopi yang tidak mengindah imbauan kita, akan kita cabut izinnya,” tutupnya.
Analisaaceh.com, Aceh Besar | Personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Mesjid Raya telah mengamankan satu…
Analisaaceh.com, IDI | Pengadilan Negeri Idi menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara kepada terdakwa berinisial AS…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh mendorong penguatan Dana Otonomi Khusus (Otsus) dalam revisi Undang-Undang…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Arijal, menyampaikan sebanyak…
Analisaaceh.com, Sinabang | Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh, Riyanto,…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia…
Komentar