Empat Tahun Makan Debu Akibat Jalan Rusak, Ratusan Warga Demo Pemko Medan

Analisaaceh.com, Medan | Ratusan warga Martubung, Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan, Sumatera Utara mendesak Pemko Medan segera menutup semua usaha depo kontiner dan pergudangan truk yang beroperasi disepanjang Jalan Pancing 1, Kamis (27/8/2020).

Aksi warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Utara Berdaulat (AMUB) itu berkumpul sedari pagi dan membentangkan spanduk bertuliskan tuntutan sebagai bentuk kekecewaan mereka.

“Tutup semua depo kontiner dan pergudangan truk yang ada di sepanjang Jalan Pancing 1 karena usaha itu hanya menyengsarakan kami dan banyak memakan korban jiwa,” teriak kordinator Aksi melalui pengeras suara.

Sementara, salah satu warga ikut serta dalam aksi itu mengatakan, pihak mereka sudah berulangkali menyampaikan permasalah jalan tersebut ke Pemko dan DPRD Medan. Namun tak mendapat tanggapan serius kecuali hanya janji yang entah sampai kapan ditepati.

“Bahkan kami sudah meyampaikan masalah ini secara langsung kepada anggota DPRD Medan yang berasal dari daerah sini. Namun mereka juga kurang serius menanggapinya terkesan tutup mata,” tegas Koordinator aksi, Salman.

Setelah aksi berlangsung sekitar dua jam, dilaksanakan pertemuan antara perwakilan warga dan pemerintahan setempat untuk mencari solusi atas permintaan warga sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Dalam aksi tersebut, berhasil dikumpulkan uang sebanyak Rp. 3.600.000 untuk dana pembangunan portal. “Hari ini kita sudah mengundang anggota DPRD Medan asal daerah ini. Namun satupun diantara mereka tidak mau datang. Mereka hanya mau suara kita saat mau Pemilu saja,” kata orator lainnya, Ismail, berprofesi guru tersebut.

Sambil menunggu hasil pertemuan tersebut, ratusan warga terus melakukan aksi unjuk rasa untuk menyampaikan keluhannya.

“Dulu polusi udara tidak separah sekarang ini namun sekarang kami tidak bisa lagi berjualan sepanjang jalan Pancing 1,” teriak warga.

Sebelumnya rencananya warga akan memblokir dan memasang portal di Jalan Pancing 1, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.

Rencana tersebut dilaksanakan warga guna menuntut pemerintah agar menertibkan semua usaha pergudangan truk yang beroperasi di sepanjang jalan kota tersebut sekaligus mendesak Pemko Medan segera memperbaiki Jalan Pancing 1 yang kodisinya saat ini rusak parah.

Dalam rapat persiapan aksi yang dilaksanakan di Lingkungan 4, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, warga sepakat memasang portal di Jalan Pancing 1 dan mengajak semua masyarakat untuk ikut berpatisipasi dalam aksi tersebut dengan membawa bendera merah putih dan makanan untuk makan siang di tengah badan jalan.

Jalan Pancing 1, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan merupakan jalan utama yang tiap hari dilintasi jutaan warga dari dan menuju kawasan Matubung serta ke Kelurahan Tangkahan.

Diduga, pemicu jalan berdebu dan rusak itu akibat sering dilintasi ratusan truk melebihi berat yang telah diatur, badan jalan tersebut rusak parah dan tak kunjung diperbaiki sejak empat tahun terakhir. Padahal, akibat kondisi jalan rusak sudah banyak orang atau pengguna jalan yang jatuh menjadi korban luka hingga meninggal dunia.

“Portal akan dipasang agar truk berat tidak bisa melintas sebab percuma dilakukan perbaikan jalan kalau mobil berat tetap melintas,” kata koordinator aksi, Salman.

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Komentar
Artikulli paraprakTerkait Proyek Multy Years, GeRAK Aceh Akan Surati KPK
Artikulli tjetërBengkel Las di Deli Serdang Meledak, Tiga Orang Tewas