Categories: HukumLHOKSEUMAWENEWS

Gegara Gaji Kerja Tak Dibayar, Ayah Dimartil Anak di Lhokseumawe

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Polisi Resort Kota Lhokseumawe menangkap seorang pria berinisial SF (30) yang diduga melakukan kekerasan fisik terhadap ayah kandungnya.

Tersangka merupakan warga Gampong Meunasah Blang Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe yang melakukan kekerasan terhadap ayah kandungnya karena tidak dibayarkan uang hasil pekerjaan.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan melalui Wakapolres Kompol Ahzan mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Selasa (7/1) sekira pukul 09.35 WIB, di mana tersangka dan korban terjadi adu mulut karena gaji kerja.

“Tersangka meminta agar dibayarkan upah hasil kerjanya yang telah membuat relif di komplek perumahan Panggoi senilai Rp 2 juta. Namun ayah kandungnya tidak mau memberikan dan menyuruh tersangka untuk menagih langsung kepada pemilik rumah,” ujar Wakapolres Kompol Ahzan didampingi Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambang dalam konferensi pers di Mapolres, Senin (24/2/2020).

Alasan ayah kandungnya tidak memberikan uang tersebut dikarenakan tersangka pastinya membeli narkoba. Maka dari itu ayah pelaku tidak mau memberikannya.

Kemudian saat korban pergi ke luar rumah, jelas  AKP Indra, tiba-tiba tersangka dari dalam rumah berlari mengayunkan sebuah martil gagang kayu ke arah ayahnya, dan mengenai dinding paru sebelah kiri (dada) korban.

“Setelah melakukan perbuatannya itu, tersangka lari ke belakang rumah dan sempat melempar ayahnya kembali dengan martil tersebut, namun tidak mengenai korban,” ungkap AKP Indra.

setelah kejadian itu, masyarakat langsung melarikan korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Korban mengalami luka lembam dan memar di bagian dinding paru sebelah kiri.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 5 huruf (a) Jo pasal 44 ayat (1) UU RI No 27 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, dengan ancaman penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp30 juta.

Editor: Nafrizal

Desriadi Hidayat

Komentar

Recent Posts

USK Sampaikan Duka Mendalam Wafatnya Mantan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Warul Walidin

Universitas Syiah Kuala (USK) menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya mantan Rektor Universitas Islam Negeri…

22 jam ago

Jelang 21 Tahun Damai Aceh, Pemulihan Korban Konflik dan Bencana Diminta Dipercepat

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang peringatan 21 tahun perdamaian Aceh, sekelompok masyarakat menyampaikan tuntutan kepada…

22 jam ago

Jelang HUT RI, Penjualan Bendera di Banda Aceh Masih Lesu

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, penjualan bendera…

22 jam ago

Pendapatan Abdya 2026 Naik, Belanja Tembus Rp1,06 Triliun

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pendapatan Daerah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada Tahun Anggaran 2026 mengalami…

22 jam ago

KUA-PPAS 2027 Diserahkan, Wabup Abdya Sampaikan Prioritas Pembangunan

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran…

22 jam ago

Mantan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Warul Walidin Meninggal Dunia

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kabar duka datang dari keluarga besar Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry…

22 jam ago