Categories: KOMUNITASNEWS

Gelar Diskusi Publik di Hari Milad GAM, IMAPA Jakarta Bahas Ekonomi dan Politik Aceh

ANALISAACEH.COM, JAKARTA | Bertepatan dengan Milad GAM ke-43, Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Aceh (IMAPA) Jakarta menyelenggarakan diskusi publik yang mengusung tema “Ekonomi dan Politik Aceh”, pada Rabu (4/11/2019) di Jakarta.

Diskusi tersebut dipandu langsung oleh Badruddin, M.Pd, salah salah mahasiswa asal Aceh yang sedang menyelesaikan pendidikan Program Doktoral di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan narasumber Fahmi Zunula, S.Pd.

Dalam diskusi itu menguraikan beranekaragam narasi-narasi ilmiah, mulai dari perpolitikan Aceh hingga gonjang ganjing ekonomi rakyat pasca tertangkapnya gubernur Aceh Ir. H. Irwandi Yusuf, M.Sc, yang turut menjadi pembahasan hangat dalam diskusi tersebut.

Fahmi Zunula dalam diskusi itu mempertegas pihak RI dan GAM untuk menyelesaikan persoalan Aceh secara damai. Hal itu menurutnya ada dugaan operasi intelijen di Aceh yang hal ini akan mengakibatkan polarisasi masyarakat rakyat Aceh.

Selain itu, Fahmi Zunula menyampaikan peran yang harus dijalakan oleh lembaga Kekhususan Aceh seperti Wali Nanggroe, KPA untuk selalu mengawasi eksekutif Aceh supaya Undang- Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) benar-benar berjalan. Selain itu ia juga meminta Eksekutif untuk membatal izin tambang Aceh.

“Saya minta Eksekutif untuk membatal izin tambang Aceh, karena proses perizinan tambang tersebut menyalahi aturan yang ada di Aceh,” ujar Fahmi.

Hal itu juga dipertegas oleh salah satu mahasiswa Aceh yang juga Presiden Mahasiswa STEBANK Andi Prayoga yang menolak tambang Linge.

“Saya minta pihak Pemerintahan Aceh agar benar-benar punya i’tikat baik menjalankan amanah MoU Helsinki,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum IMAPA Jakarta, Arif Munandar, meminta pihak legeslatif asal Aceh untuk memberikan perhatian khusus terhadap persatuan mahasiswa pemuda Aceh di Jakarta.

“Besar harapan diskusi atau kajian ini terus akan diselenggarakan di masa yang akan datang dengan dukungan semua pihak dan mengharapkan asrama untuk IMAPA dengan dukungan Pemerintahan Aceh dan para Anggota DPR RI, DPD RI serta tokoh Aceh, baik di Jakarta, Aceh maupun di luar negeri,” ujar Arif selaku Ketua IMAPA yang sudah berdiri sejak tahun 1962 itu.

Dalam diskusi tersebut, ada beberapa hal yang dihasilkan, yakni;

  1. IMAPA mengharapkan semua pihak untuk menghormati perjanjian damai antara Pemerintahan Indonesia dan Pemerintahan Aceh.
  2. IMAPA menuntut pihak juru runding dan pihak eksekutif dan legeslatif Aceh untuk benar-benar menjalankan amanah Mou Helsinki secara komprehensif. Di mana pasca perdamaian, Aceh mendapat tempat khusus dan terkhusus dalam Negara Republik Indonesia, mulai dari mempunyai hak menjalankan Undang-undang sendiri, memiliki bendera, hymne dan memilik hak mengelola hasil meniral murni Aceh secara khusus, dan dinaungi oleh lembaga khusus Aceh sampai proses pembagaian hasil 30:70 yang sampai saat ini belum terlaksana dengan sempurna.
  3. IMAPA berharap butiran kesepakatan janji politik bagi seluruh bangsa Aceh yang harus benar-benar tuntas diimplemenntasikan kedua belah pihak (RI-GAM).
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Diduga Gelapkan Sepmor Yamaha NMAX Milik Warga Kuala Batee, Pria Asal Babahrot Abdya Ditangkap Polisi di Nagan Raya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya (Abdya) seorang…

17 jam ago

Kelas Darurat SDN 10 Linge Aceh Tengah Mulai Digunakan, Sebagian Siswa Tak Lagi Belajar di Tenda

Analisaaceh.com, Aceh Tengah | Sebagian siswa SD Negeri 10 Linge, Kabupaten Aceh Tengah, kini tidak…

18 jam ago

Bupati Safaruddin Sentil Kontribusi Dua Anggota DPRA Asal Abdya, Pastikan Tak Ada Pokir di APBK 2027

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, menegaskan komitmen pemerintah daerah mendorong pemerataan…

20 jam ago

Diduga Sopir Mengantuk, Pikap Tabrak Pembatas di Tol Sigli–Banda Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebuah mobil pikap Isuzu Traga bernomor polisi BL 8235 DN mengalami…

20 jam ago

Safaruddin Launching My-Tirta Abdya, Perumdam Klaim Pertama di Aceh Masuk Play Store

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin melaunching aplikasi My-Tirta Abdya milik Perusahaan…

2 hari ago

Bupati Safaruddin: Perusahaan Tambang dan PMKS yang Abaikan CSR Akan Dibekukan Izin dan Diusir dari Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, mengeluarkan ultimatum keras kepada seluruh perusahaan…

2 hari ago