Gencar Berikan Beasiswa, Pemerintah Aceh Terima Penghargaan dari Unimal

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Komitmen Pemerintah Aceh dalam mendukung dunia pendidikan kembali mendapatkan apresiasi. Terbaru, Pemerintah Aceh menerima penghargaan dari Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe sebagai pemberi bantuan beasiswa Aceh Carong untuk mahasiswa di kampusnya.

Penghargaan berbentuk piagam yang ditandatangani Rektor Unimal, Dr. Ir. Herman Fithra itu, diterima langsung oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Syaridin, dari Rektor Unimal, di Kantor BPSDM Aceh, Rabu, (14/4/2021).

Syaridin mengatakan, Pemerintah Aceh melalui BPSDM telah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Aceh, khususnya bagi mereka generasi muda. Tercatat pada tahun 2019 lalu sebanyak 118 mahasiswa Aceh mendapatkan beasiswa untuk menempuh pendidikan tinggi di Unimal.

Mereka yang menerima beasiswa Aceh Carong tersebut merupakan anak-anak kurang mampu, yatim piatu, dan anak-anak korban konflik.

“Pada tahun 2019 lalu total penerima beasiswa Aceh Carong sebanyak 800 orang, sebanyak 118 diantaranya menempuh pendidikan di Unimal dan selebihnya tersebar di berbagai kampus di Aceh,” kata Syaridin di Kantor BPSDM Aceh, Kamis, (15/4/2021).

Syaridin mengatakan, pemberian beasiswa tersebut sesuai dengan harapan dan visi Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT , yang berkomitmen untuk meningkatkan kualitas SDM demi mewujudkan generasi Aceh yang maju dan memenangkan persaingan global.

“Harapan Pemerintah Aceh, mahasiswa penerima beasiswa dapat memanfaatkan beasiswa tersebut untuk mendukung pendidikannya, kemudian dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu dan pada akhirnya bisa memberi perubahan dalam kehidupan terutama untuk kesejahteraannya,” ujar Kepala BPSDM Aceh itu.

Baca Juga : Pemerintah Aceh Buka Kembali Peluang Beasiswa bagi 2.120 Calon Mahasiswa

Syaridin menjelaskan, program beasiswa Aceh Carong tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Aceh kepada anak-anak kurang mampu, yatim piatu, dan anak-anak korban konflik, agar mendapat akses dan kesempatan yang sama dengan anak-anak lainnya dalam menempuh pendidikan tinggi.

“Saya berharap beasiswa tersebut dapat membentuk kualitas SDM Aceh yang baik, dengan demikian secara otomatis akan menentukan arah pembangunan dan perkembangan Aceh di masa depan,” ujar Syaridin.

Syaridin menyebutkan, pada tahun 2021 ini Pemerintah melalui BPSDM Aceh kembali membuka program beasiswa bagi masyarakat Aceh dengan kuota sebanyak 2.120. Beasiswa tersebut terbagi untuk berbagai program pendidikan mulai dari D1 hingga S3. Sementara itu, sebanyak 1.600 diantaranya diperuntukkan untuk program S1 bagi anak kurang mampu, yatim piatu, dan anak-anak korban konflik.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Derita Infeksi Jantung, Anak Yatim di Abdya Butuh Biaya ke RSUDZA Banda Aceh

Analisaaceh.com, Blangpidie | Nasib pilu dialami Salakun (15), seorang remaja yatim asal Gampong Ie Mirah,…

1 hari ago

Dek Fadh Sampaikan Enam Persoalan Pertanahan Aceh ke Komisi II DPR RI

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh menyampaikan enam persoalan strategis…

1 hari ago

2 Terduga Curanmor di Banda Aceh Ditangkap, Polisi Dalami Rencana Penjualan ke Pulau Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polisi menangkap dua pria yang diduga terlibat pencurian sepeda motor di…

3 hari ago

TVRI Rumahkan 17 Kontributor di Aceh, 4 Organisasi Pers Keluarkan Pernyataan Sikap

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Empat organisasi pers di Aceh, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi…

3 hari ago

Jejak Intelektual Syekh Yusuf dan Abdurrauf As-Singkili Dikaji di Banda Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Jejak intelektual Syekh Yusuf al-Makassari dan ulama Aceh, Syekh Abdurrauf as-Singkili,…

3 hari ago

Wartawan Banda Aceh Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang di Gunung Anak Krakatau

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sejumlah wartawan di Kota Banda Aceh menggelar doa bersama untuk keselamatan…

6 hari ago