Categories: TEKNOLOGI

Google Doodle: Game Populer Pac-Man, Cara Memainkan dan Sejarahnya

Analisaaceh.com | Pademi Covid-19 telah memberikan dampak yang besar bagi dunia. Oleh karena itu, Google terus memberikan semangat bagi semua orang melalui google doodle, baik melalui motivasi maupun game untuk menghibur mereka-mereka yang di rumah.

Kali ini pada Jum’at (8/5) google doodle mengeluarkan game Pac-Man, yaitu sebuah permainan arkade yang sudah dapat dinikmati setiap pengguna.

Game ini sebelumnya dikembangkan Namco dan diterbitkan Midway dan dirilis di Jepang pada 22 Mei 1980. Awal-awal dirilis, permainan ini hanya disebut arkade saja. Namun kemudian berubah menjadi Pac-Man yang dirancang oleh Toru Iwatani, yang merupakan karyawan Namco.

Dalam permainannya, pemain harus mengontrol tokoh berwarna kuning bernama Pac-Man dan membawanya mengelilingi lorong berlika-liku sambil “memakan” titik-titik kecil dan benda-benda khusus lainnya.

Pada saat yang sama, terdapat empat “hantu” yang berkeliling di lorong tersebut yang bertugas menangkap Pac-Man. Sang pemain dapat menyelesaikan satu level (tingkat) jika berhasil memakan seluruh titik dan benda khusus.

Secara teori, permainan dapat terus berlanjut tanpa batasan tingkat, namun tingkat ke-256 memiliki bug yang menyebabkan gambar di layar tidak beraturan dan karena itu Pac-Man tidak dapat terus dimainkan melewati tingkat tersebut.

Pac-Man kini dianggap sebagai salah satu permainan video klasik serta merupakan salah satu ikon tahun 1980-an.

Salah satu alasan kesuksesan nya adalah bentuk permainannya yang dapat digemari baik pria maupun wanita dibandingkan dengan permainan arkade lainnya sebelum Pac-Man, seperti Space Invaders dan Defender yang merupakan permainan tembak-tembakan.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Atlet Abdya Borong Juara di Taluak Run Aceh Selatan

Analisaaceh.com, Blangpidie | Atlet Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menorehkan…

3 hari ago

Transparansi di Aceh Belum Merata, KIA Sebut Ada SKPA Tak Responsif

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Keterbukaan informasi publik di Aceh belum sepenuhnya berjalan optimal. Ketua Komisi…

3 hari ago

Kisah Pilu Tek Nong Janda Miskin di Abdya, Hidupi Anak dan Rawat Tiga Cucu Piatu di Rumah Lapuk

Analisaaceh.com, Blangpidie | Syamsidar (53) atau yang akrab disapa Tek Nong terduduk lesu bersandar di…

3 hari ago

Bupati Safaruddin Tunjuk Mulya Arfan Jadi Plt Kepala Disdukcapil Abdya, Gantikan Jamaluddin

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Dr Safaruddin SSos MSP menunjukkan Mulya Arfan…

4 hari ago

Terdakwa Ujaran Kebencian dan Penistaan Agama Viral di TikTok Disidangkan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pengadilan Negeri Banda Aceh menggelar sidang perdana perkara dugaan ujaran kebencian…

4 hari ago

Wagub Fadhlullah Tinjau Jalan IJD PUPR di Kembang Tanjong, Dorong Penyempurnaan Infrastruktur

Analisaaceh.com, Pidie | Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, melakukan kunjungan lapangan ke Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten…

4 hari ago