Categories: NEWS

Harga Cabai Rawit di Pasar Blangpidie Abdya Turun Jadi Rp60 Ribu Per Kilogram 

Analisaaceh.com, Blangpidie | Harga cabai rawit pasar tradisional Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengalami penurunan dalam sepekan terakhir. Saat ini, cabai rawit dijual dengan harga Rp60 ribu per kilogram, turun dari sebelumnya Rp80 ribu per kilogramnya. 

Salah seorang pedagang di pasar tradisional Blangpidie Abdya Nurul Zahri mengatakan, turunnya harga cabai rawit disebabkan oleh melimpahnya stok pasokan. 

“Saat ini cabai rawit kita jual Rp60 ribu per kilogram, turun dari harga sebelumnya Rp80 ribu per kilogram. Stok cabai saat ini cukup banyak, sehingga harga turun dan sudah bertahan sejak satu Minggu terakhir,” kata Nurul Zahri saat ditemui Analisaaceh.com, Senin (26/1/2026). 

Lebih lanjut, sebut Nurul, harga cabai merah saat ini berada di angka Rp25 ribu per kilogram. Harga ini tercatat masih stabil dan bertahan sejak dua Minggu yang lalu. 

“Cabai yang kita jual ini berasal Ari hasil panen petani lokal Abdya, Gayo Lues hingga kiriman dari Medan, Sumatera Utara,” ujarnya. 

Sementara itu, kata Nurul, bawang merah masih dijual diangka Rp25 ribu per kilogram sejak dua Minggu lalu. Begitu juga dengan bawang putih yang tetap stabil di harga Rp38 ribu per kilogram dalam jangka waktu yang cukup lama. 

Untuk komoditas tomat, tambahnya, terjadi kenaikan harga dari Rp8 ribu menjadi Rp9 per kilogram. 

“Sudah tiga hari ini harganya naik, karena pasokan tomat yang didatangkan dari Medan Sumatera Utara berkurangnya. Sehingga harganya naik sedikit,” sebutnya. 

Nurul menambahkan, harga minyak goreng curah masih bertahan di angka Rp35 ribu per bambu selama dua bulan terakhir. Sedangkan minyak goreng kemasan merk Minyak Kita juga stabil di harga Rp18 ribu per liter, dan harga ini sudah bertahan sejak dua Minggu terakhir. 

“Sementara minyak goreng kemasan merk Bimoli dan Sunco tetap berada di harga Rp22 ribu per liter dan sudah bertahan selama tiga bulan yang lalu,” ucapnya. 

Selain itu, kata Nurul, harga telur ayam juga mengalami penurunan dari Rp60 ribu menjadi Rp55 ribu per papan. Penurunan harga telur ayam tersebut sudah berlangsung selama dua Minggu terakhir. 

Meski terjadi fluktuasi harga pada beberapa komoditas, Nurul menga minat beli masyarakat di pasar tradisional Blangpidie Abdya sejauh ini masih tergolong ramai. Hal ini karena kebutuhan bahan pangan merupakan kebutuhan sehari-hari masyarakat. 

“Minat pembeli masih meningkat karena barang-barang ini sudah menjadi kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat,” pungkas Nurul Zahri. 

Ahlul Zikri

Komentar

Recent Posts

Panwaslih Abdya Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Analisaaceh.com, Blangpidie | Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melaksanakan kegiatan ngabuburit…

8 jam ago

Penunjukan Imum Chiek Diprotes, Bupati Aceh Besar Dilaporkan ke Ombudsman

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Perwakilan masyarakat Indrapuri dan pengurus Masjid Abu Indrapuri melaporkan proses penunjukan…

8 jam ago

Menag Larang ASN Kemenag Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran

Analisaaceh.com, Jakarta | Nasaruddin Umar, Menteri Agama, menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan…

8 jam ago

Ribuan Pendaftar Mudik Gratis Aceh, 122 Kendaraan dan 18 Rute Tersedia

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh melalui Dinas Perhubungan Aceh kembali menggelar program mudik gratis…

8 jam ago

Petani di Aceh Tenggara Didakwa Perburuan dan Perdagangan Kulit Harimau

Analisaaceh.com, Kutacane | Seorang petani asal Kabupaten Aceh Tenggara, Suburdin (36) didakwa melakukan tindak pidana…

8 jam ago

Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 Dibuka Fungsional untuk Mudik Lebaran 2026

Analisaaceh.com, Banda Aceh | PT Hutama Karya membuka secara fungsional Jalan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi…

8 jam ago