Harga TBS Kembali Naik, Berikut Daftar Harga di Subulussalam, Singkil dan Aceh Selatan

Ketua DPD Apkasindo Subulussalam, Ir. Netap Ginting saat ngopi bersama ketua DPU Apkasindo Kecamatan Penanggalan

Analisaaceh.com, Subulussalam | Harga pembelian Tandan Buah Sawit (TBS) kembali naik di Subulussalam, Aceh Singkil dan Kabupaten Aceh Selatan.

Kenaikan tersebut berkisar sebesar Rp30 per kilogram dari harga sebelumnya pada Rabu (13/10/2021).

Namun harga ini berbeda setiap perusahaan pembelian TBS, baik di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Singkil maupun Kota Subulussalam.

Ketua DPD Apkasindo Subulussalam, Ir. Netap Ginting mengatakan, kenaikan harga sawit tersebut dipengaruhi beberapa faktor, seperti krisis enerzi global, harga CPO dan produksi sawit yang sedang atrek (menurun).

Harga di tingkat petani, kata Netap Ginting, berkisar sebesar Rp2.250- Rp2.350. Nilai itu tergatung kondisi jalan di kebun dan jarak tempuh kebun ke pabrik.

“Dengan kanaikan ini petani sawit cukup senang, karna baru saat ini harga TBS tembus di atas Rp 2.000/kg di tingkat petani,” sebutnya.

“Semoga harga dapat bertahan sampai tahun depan. Untuk keluhan petani saat ini adalah kelangkaan pupuk langka dan mahal, semoga pemerintah dapat mesiasati kelangkaan pupuk ini,” sambung Netap.

Adapun harga TBS sebagaimana yang update oleh DPD Apkasindo Subulussalam pada hari yakni:

Kota Subulussalam

1. GSS, Rp2.530 (per kg)
2. BSL, Rp2.495 (per kg)
3. SSN, Rp2.450 (per kg)
4. BDA, Rp2.450 (per kg)

Kabupaten Aceh Singkil

1. RPP, Rp2.570 (per kg)
2. SSM, Rp2.495 (per kg)
3. Ensem, 2.485 (per kg)
4. PLB1, Rp2.380 (per kg)
5. PLB, Rp2.2380 (per kg)
6. Nafasindo, Rp2.450 (per kg)
7. DM, Rp2.550 (per kg)
8. Socfindo (tidak terima TBS petani)

Kabupaten Aceh selatan
1. PT. ATAK, Rp2.420 (per kg)

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Berita sebelumyaLelang Jabatan Sekda Abdya, Bupati: Masih Tunggu Izin KASN
Berita berikutnyaMuseum Aceh Pamerkan 176 Jenis Senjata, Berikut Link Nontonnya