IRT Pengedar Ganja di Abdya Terancam Kurungan Seumur Hidup

Analisaaceh.com, Blangpidie | Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang ditangkap jajaran kepolisian resort (Polres) Aceh Barat Daya (Abdya) pada Minggu kemarin terancam kurungan penjara seumur hidup.

Pasalnya, tersangka AS (45) yang tercatat sebagai warga Desa Alue Rambot, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten setempat ketahuan mengedar barang haram narkotika jenis ganja.

Ia dijerat dengan Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun atau seumur hidup dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar, paling banyak Rp.10 miliar.

Baca juga: IRT di Abdya Ditangkap Polisi, Ganja Satu Kardus Disita

Kapolres Abdya AKBP Moh Basori SIK dalam siaran pressnya mengatakan, barang haram tersebut diduga berasal dari Gayo Lues, Provinsi Aceh. Ia mengatakan, pihaknya hingga kini terus mencari asal-usul barang tersebut.

Kapolres Abdya AKBP Moh Basori memperlihatkan barang bukti

“Nanti kalau dapat kita bongkar akan kita sampaikan di konferensi press dikesempatan selanjutnya,” ujar Kapolres. Senin, (14/10/2019).

Lanjut Kapolres, sebelum mengamankan AS, pihak Satres Narkoba sebelumnya juga menangkap seorang lelaki yang berinisial DW warga Desa Pulau Kayu, Kecamatan Susoh, Kabupaten Abdya lantaran melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Ia ditangkap saat sedang menghisap narkotika jenis sabu pada Sabtu 12 Oktober lalu sekira pukul 16:30 WIB. Sabu yang berhasil diamankan oleh pihak kepolisian seberat 0,12 gram serta kaca pirex dan seperangkat alat hisap.

Tersangak DW di jerat dengan pasal 112 dan 127 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun kurungan.

“Kedua tersangka dan barang bukti kini sudah diamankan di Mapolres Abdya guna proses hukum lebih lanjut,” tururnya.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Safaruddin Tunjuk Darmawan Jadi Plt Kabag Prokopim

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin menunjuk Darmawan Saputra, SE sebagai Pelaksana…

2 jam ago

Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai 1 Februari 2026

Analisaaceh.com, Jakarta | PT Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga Bahan Bakar Minyak…

2 jam ago

SPBU di Abdya Aktifkan Lagi Sistem Barcode BBM

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum…

2 jam ago

Tonggak Baru USK, Prof. Mirza Tabrani Terpilih Rektor

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A resmi terpilih sebagai Rektor…

2 jam ago

Usai Tembus Rp10 Juta, Harga Emas Banda Aceh Turun

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Harga emas di Banda Aceh mengalami penurunan pada Senin (2/2/2026), setelah…

2 jam ago

Dua Pencuri Tas di Depan Apotek Cinta Sehat Diringkus Polisi

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Aksi pencurian tas di depan Apotek Cinta Sehat, Banda Aceh, yang…

2 jam ago