Categories: NEWS

Jubir Sebut TAPA Sudah Cukup Wakili Pemerintah Aceh Dalam Pembahas Anggaran

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintahan Aceh melalui Juru Bicara, Muhammad MTA menyatakan Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) yang selalu hadir dalam setiap Undangan Pembahasan Anggaran dari Dewan Perwakilan Rakyat Aceh sudah mewakili Gubernur Aceh.

“Artinya selaku Kepala Daerah, Gubernur selalu hadir dalam pembahasan anggaran dengan Tupoksi TAPA yg diketuai oleh Sekda,” Ujar  Muhammad MTA Rabu (1/11/2023).

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah Aceh tidak ingin berpolemik terhadap penundaan berkali-kali pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (R-APBA) 2024 oleh DPRA.

Sedangkan Dewan, katanya lagi, mempunyai Peraturan Perundang Undangan (PP) No. 12 Tahun 2018 seharusnya menjadi rujukan yg sangat fundamental dalam hal dinamika ini, dimana PP tersebut dengan sangat tegas telah dituangkan juga dalam Tata Tertib DPRA pada Pasal 17 ayat (3), bahwa Pembahasan Raqan APBA dilaksanakan oleh Badan Anggaran (Banggar) dan TAPA.

“Seharusnya Dewan menghormati TAPA dan Aturan yg ada terkait pembahasan anggaran ini,” ujarnya.

Dalam Pembahasan anggaran ini, pemerintah Aceh juga berharap dapat membedah dan membahas setiap program pembangunan seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) Pemerintah Aceh agar benar-benar sesuai dengan cita-cita yg diharapkan oleh seluruh rakyat Aceh.

“Tidak ada manfaat apa-apa bagi rakyat Aceh dengan membangun resistensi yg tidak ada manfaat ini, Gubernur berharap Dewan dan TAPA bisa membahas APBA 2024 ini secara baik dan cermat agar dapat disahkan tepat waktu,” katanya.

Sebelumnya, disampaikan DPRA bahwa setelah penyampaian nota keuangan dan rancangan Qanun Aceh tentang APBA Tahun anggaran 2024 yang disampaikan oleh PJ Gubernur Aceh, DPRA telah mengundang tiga kali PJ Gubernur untuk duduk bersama dengan Badan Anggaran DPR Aceh namun undangan tersebut hanya dihadiri oleh Tim TAPA,” ujar wakil DPRA, Teuku Raja Keumangan saat konferensi pers pimpinan dan para ketua Fraksi DPRA di Sekretariat DPR Aceh Selasa (31/10/2023).

Padahal, menurut pihak DPRA, kehadiran PJ Gubernur sangat penting untuk dapat mengambil satu kesimpulan, terkait kebijakan strategis seperti anggaran Jaminan Kesehatan Aceh (JKA), Pekan Olahraga Nasional (PON) dan pelaksana Pemilihan Umum (Pemilu) yang hal ini tidak bisa dijawab oleh TAPa.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Razia Gabungan di Rutan Jantho, Petugas Amankan Barang Terlarang

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jantho bersama aparat penegak hukum…

1 jam ago

Deninteldam IM Musnahkan 3.500 Batang Ganja di Aceh Besar

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Personel Detasemen Intelijen Kodam Iskandar Muda (Deninteldam IM) menemukan ladang ganja…

1 jam ago

Kacabdisdik Abdya Dorong Bahasa Aceh Tiap Kamis di Sekolah

Analisaaceh.com, Blangpidie | Kepala Cabang Dinas Pendidikan Cabang (Kacabdisdik), Aceh Barat Daya (Abdya), Andri Nofidar…

1 jam ago

Zaman Akli Serahkan Bungong Jaroe untuk Ahli Waris Teungku Peukan

Anlisaaceh.com, Blangpidie | Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Zaman Akli, menyerahkan "bungong jaroe" atau…

1 jam ago

Ratusan Hektar Sawah Tamanan Padi di Abdya Terendam Banjir Luapan, Petani Minta Tanggul Diperbaiki

Analisaaceh.com, Blangpidie | Hujan deras yang melanda Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada Rabu (16/9/2026)…

1 jam ago

10 Terpidana Zina dan Ikhtilath Jalani Eksekusi Cambuk di Banda Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebanyak 10 terpidana jarimah zina dan ikhtilath menjalani eksekusi uqubat cambuk…

1 hari ago