Categories: NEWS

Kajati Aceh Harap Restorative Justice Diterapkan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Bambang Bachtiar berharap restorative justice dapat diterapkan dalam penyelesaian perkara hukum. Menurutnya, tidak semua kasus harus berujung dengan proses persidangan, tetapi juga dapat diselesaikan di luar persidangan.

Hal tersebut disampaikannya saat konferensi pers pada peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-62 di Kantor Kejati Aceh, Jum’at (22/7/2022).

Baca Juga: Kejati Aceh Tetapkan Enam Tersangka Kasus SPPD Fiktif DPRK Simeulue

“Tidak semua perkara harus berujung dengan proses persidangan, tetapi juga harus diselesaikan melalui restorative justice, atau balai-balai adat yang ada rumah restorative justice,” kata Bambang Bachtiar.

Selain itu, sambungnya, program restorative justice ini patut dijalankan mengingat lapas yang ada di Indonesia sudah over kapasitas.

“Kasus yang bersifat sederhana dengan ancaman pidana dan tidak terlalu berat yaitu di bawah lima tahun bisa terselesaikan secara perdamaian dua belah pihak saja,” kata Kajati Aceh.

Bambang Bachtiar juga menyebutkan, Jaksa Agung RI mengarahkan bahwa harus adanya pembentukan balai rehabilitasi narkoba untuk menyelamatkan pengguna narkoba.

Baca Juga: Kasus Penganiayaan Santri di Pidie Ditutup, Selesai Melalui Restorative Justice

“Pengguna narkoba ini adalah korban dari pengedaran narkoba, jadi harus diselamatkan, nanti misalnya pengguna itu hanya menggunakan narkoba satu malam saja yang kita lihat dari jumlah gramnya ini solusi tepatnya akan kita arahkan ke rehabilitasi karena belum tentu yang dipidana akan menyelesaikan masalah,” ungkapnya.

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Gegara Cekcok Usai Kecelakaan, Pria di Banda Aceh Tusuk Pemotor

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial ZZ (40) diduga menusuk pengendara sepeda motor, M…

10 jam ago

BBPOM Aceh Temukan Minimnya Pemahaman Aturan Obat di Swalayan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh menemukan…

10 jam ago

1.995 UMKM Terdampak Bencana di Aceh Selatan Lolos Verifikasi, 594 Data Diusulkan Ulang

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Sebanyak 1.995 pelaku Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh…

13 jam ago

Nelayan Abdya Temukan Mayat di Perairan Simeulue, Diduga ABK KM Sukma Baru yang Hilang

Analisaaceh.com, Blangpidie | Nelayan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menemukan sesosok mayat di perairan Simeulue…

1 hari ago

Kapolri Tinjau Laboratorium Sabu di Pidie, 1,2 Ton Barang Bukti Disita

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meninjau laboratorium narkotika ilegal yang…

1 hari ago

Diduga Sediakan Tempat Prostitusi di Aceh Barat, Tiga Perempuan dan Seorang Pria Ditangkap Polisi

Analisaaceh.com, Meulaboh | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Barat empat orang yang diduga terlibat…

1 hari ago