Categories: NEWS

KGIF Minta PT PIM Bayar Kompensasi untuk Korban Terpapar Amoniak

Analisaaceh.com, Lhoksukon | Organisasi warga lingkungan, Komunitas Gusuran Industri Fertilizer (KGIF) meminta PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) untuk membayar kompensasi kepada warga korban terpapar amoniak. Perusahaan diminta memenuhi tanggung-jawab sosial berupa santunan atas bocornya amoniak atau gas beracun dari produksi pabrik H2O2.

“Hingga hampir sepekan insiden itu terjadi, PT PIM belum memenuhi tanggung jawab perusahaan terhadap warga yang menjadi korban terpapar amoniak. Santunan ini wajib diberikan perusahaan sebagai wujud pemenuhan hak korban,” ujar Ketua Pengawas KGIF, Sudirman kepada wartawan di Krueng Geukueh, Minggu  (12/1/25).

Sebelumnya, pada Senin, 6 Januari 2025, sedikitnya 10 warga lingkungan PT PIM terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami sesak napas. Kondisi warga tersebut diduga disebabkan terpapar amoniak dari bocornya produksi pabrik H2O2 milik PT PIM yang baru dioperasikan kembali.

Dalam keterangannya perusahaan menyebut penyebab tersebarnya amoniak diduga dari melubernya bak penampungan akibat hujan serta tidak berfungsi secara baik pompa. Sedangkan bagi korban yang terpapar, perusahaan memberikan perawatan medis, diberi vitamin dan susu murni lalu diperbolehkan pulang.

Menanggapi penanganan korban yang sangat simpel ini memantik kekecewaan warga lingkungan. Menurut KGIF, sudah sepantasnya perusahaan memberikan kompensasi berupa santunan sebagai bentuk tanggung-jawab perusahaan kepada warga yang menjadi korban.

“Paska insiden tersebut sampai saat ini kami masih mendapatkan kabar bahwa kesehatan sebagian warga masih terganggu akibat paparan amoniak. Tidak serta merta langsung hilang begitu saja,” ungkap Sudirman.

Pihaknya, kata Sudirman juga mendapati korban terus bermunculan paska insiden pada awal pekan lalu, mengingat paparan amoniak tidak serta merta langsung menguap ke udara.

Saat ini, kata pendiri KGIF ini, pihaknya sedang melakukan pendataan jumlah warga yang terpapar amoniak. Pihaknya akan mengerahkan anggota KGIF untuk melakukan pendataan secara detail mengingat keanggotaan komunitas ini tersebuar di seluruh desa dalam Kecamatan Dewantara dan sekitarnya.

“Kami mendesak PT PIM untuk membayar kompensasi. Jika tidak diindahkan kami akan menggugat perusahan atau class action di pengadilan mengingat insiden amoniak ini sudah sangat sering terjadi,” tegas Sudirman.

Sementara dihubungi melalui pesan whatsapp Vice President (VP) TJSL dan Humas PT PIM, Saiful Rakjab tidka menjawab secara gamblang permintaan elemen sipil lingkungan perusahaan ini. Dia menyebut pihaknya sedang melakukan kordinasi dengan pemerintah gampong lingkungan.

“Kami sedang melakukan kordinasi dengan geuchik lingkungan terkait hal tersebut,” kata Saiful Rakjab.

Desriadi Hidayat

Komentar

Recent Posts

Safaruddin Launching My-Tirta Abdya, Perumdam Klaim Pertama di Aceh Masuk Play Store

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin melaunching aplikasi My-Tirta Abdya milik Perusahaan…

18 jam ago

Bupati Safaruddin: Perusahaan Tambang dan PMKS yang Abaikan CSR Akan Dibekukan Izin dan Diusir dari Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, mengeluarkan ultimatum keras kepada seluruh perusahaan…

1 hari ago

Bupati Safaruddin Ancam Pidanakan Pelaku Mobil Siluman Pengisi Berulang BBM di SPBU

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin mengambil langkah tegas untuk mengatasi persoalan…

1 hari ago

Ratusan Siswa di Kemukiman Krueng Batee Abdya Belum Terima MBG, SPPG Tunggu Dapur Baru Beroperasi

Analisaaceh.com, Blangpidie | Ratusan siswa di Kemukiman Krueng Batee, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat…

1 hari ago

Partai Demokrat Aceh Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Libatkan 600 Peserta Peduli Lingkungan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh menggelar Gerakan Langit Biru…

1 hari ago

Pemkab Abdya Siapkan Sentra Mualaf, Bupati Usul Insentif Pendamping Rp1,5 Juta

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, meminta Baitul Mal Abdya memperkuat program…

1 hari ago