Categories: NEWS

Komisi I DPRA Minta KIP Aceh Siapkan Berkas Pelantikan Gubernur

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) meminta Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh untuk segera menyiapkan berkas administrasi guna pengusulan Surat Keputusan (SK) Presiden dan penjadwalan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih periode 2025–2030.

Langkah ini diambil menyusul penetapan Muzakir Manaf–Fadhlullah (Mualem–Dek Fadh) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih hasil Pilkada 2024.

“Usai penetapan ini, KIP Aceh diharapkan segera mempersiapkan administrasi pelaporannya ke DPRA untuk kemudian DPRA mengusulkan SK pelantikan gubernur dan wakil gubernur Aceh periode 2025–2030 melalui Mendagri kepada Presiden,” kata Ketua Komisi I DPRA, Tgk. Muharuddin, Kamis (9/1/2025).

Berdasarkan Qanun Aceh Nomor 12 Tahun 2016 Pasal 89 ayat 1 dan 2, Tgk. Muharuddin menjelaskan bahwa DPRA dan DPRK wajib mengusulkan pasangan calon terpilih ke presiden dan Mendagri (untuk gubernur terpilih) serta melalui gubernur (untuk bupati/wali kota terpilih) paling lama tiga hari kerja.

Usulan tersebut didasarkan pada berita acara penetapan KIP Aceh terkait calon gubernur/wakil gubernur terpilih dan KIP kabupaten/kota untuk bupati/wakil bupati serta wali kota/wakil wali kota terpilih.

“Atas usulan DPRA dan DPRK, Presiden nantinya mengesahkan pengangkatan gubernur dan wakil gubernur terpilih, dan Mendagri atas nama Presiden mengesahkan pengangkatan bupati dan wali kota terpilih paling lama 30 hari setelah berkas itu diserahkan.” Kata Muharruddin.

Selain itu lanjutnya lagi, berdasarkan Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) pelantikan gubernur dan wakil gubernur Aceh dilakukan oleh Mendagri atas nama Presiden di hadapan Mahkamah Syariah Aceh dalam sidang paripurna DPRA.

“Kami harap Mendagri dan Mensesneg dapat mempercepat proses administrasi yang akan diusulkan DPRA dan kemudian diserahkan ke Presiden untuk penerbitan SK gubernur dan wakil gubernur terpilih,” jelas Tgk. Muharruddin.

Pada kesempatan itu Tgk. Muharuddin juga mendesak instansi terkait, seperti Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Aceh, Sekwan DPRA, serta lembaga lain di lingkungan Pemerintah Aceh, untuk mendukung KIP Aceh dalam mempersiapkan administrasi hingga pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2025–2030.

Selain itu, ia mengapresiasi langkah KIP Aceh yang telah menindaklanjuti surat KPU RI dan menyelenggarakan pleno penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih sesuai batas waktu yang ditentukan KPU Pusat.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Safaruddin Launching My-Tirta Abdya, Perumdam Klaim Pertama di Aceh Masuk Play Store

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin melaunching aplikasi My-Tirta Abdya milik Perusahaan…

16 jam ago

Bupati Safaruddin: Perusahaan Tambang dan PMKS yang Abaikan CSR Akan Dibekukan Izin dan Diusir dari Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, mengeluarkan ultimatum keras kepada seluruh perusahaan…

23 jam ago

Bupati Safaruddin Ancam Pidanakan Pelaku Mobil Siluman Pengisi Berulang BBM di SPBU

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin mengambil langkah tegas untuk mengatasi persoalan…

1 hari ago

Ratusan Siswa di Kemukiman Krueng Batee Abdya Belum Terima MBG, SPPG Tunggu Dapur Baru Beroperasi

Analisaaceh.com, Blangpidie | Ratusan siswa di Kemukiman Krueng Batee, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat…

1 hari ago

Partai Demokrat Aceh Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Libatkan 600 Peserta Peduli Lingkungan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh menggelar Gerakan Langit Biru…

1 hari ago

Pemkab Abdya Siapkan Sentra Mualaf, Bupati Usul Insentif Pendamping Rp1,5 Juta

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, meminta Baitul Mal Abdya memperkuat program…

1 hari ago