Categories: NEWS

KPI Aceh Diminta Atur Pengawasan Konten Media Sosial

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh mendorong Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh untuk segera menyusun regulasi terkait pengawasan konten di media sosial, menyusul meningkatnya fenomena konten negatif yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai keislaman dan budaya masyarakat Aceh.

Dorongan tersebut sejalan dengan amanat Qanun Aceh Nomor 2 Tahun 2024 tentang Penyiaran, yang memperluas kewenangan KPI tidak hanya pada siaran televisi dan radio, tetapi juga media digital dan platform internet.

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, menilai banyak konten yang beredar di media sosial tidak lagi mencerminkan etika publik dan nilai moral masyarakat Aceh. Karena itu, menurutnya, KPI Aceh perlu segera menyusun pedoman dan sanksi bagi pelanggaran norma bermedia sosial sebagaimana diatur dalam Pasal 25 qanun tersebut.

“Qanun ini memberi dasar hukum bagi KPI Aceh untuk bertindak. Saat ini banyak konten yang tidak sesuai dengan nilai syariat dan budaya kita, dan itu perlu ditertibkan melalui regulasi yang jelas,” kata Nasir, Rabu (5/11/2025).

Ia menegaskan, pemerintah daerah siap mendukung langkah KPI Aceh, termasuk dalam aspek kebijakan dan anggaran, agar pengawasan terhadap konten digital dapat berjalan efektif.

Sementara itu, Ketua KPI Aceh, Muhammad Reza Falevi, menyatakan lembaganya telah menyiapkan rancangan awal regulasi sebagai tindak lanjut qanun tersebut. Menurutnya, Aceh kini memiliki dasar hukum yang lebih kuat dibanding provinsi lain dalam hal pengawasan penyiaran berbasis internet.

“Qanun Penyiaran Aceh memberi mandat baru kepada KPI untuk mengawasi media baru, termasuk media sosial. Karena itu, kami berharap Pemerintah Aceh dapat segera menetapkan Peraturan Gubernur tentang Penyiaran Internet sebagai aturan turunan,” ujarnya.

Selain menyusun regulasi, KPI Aceh juga menyiapkan sejumlah program strategis pada 2025 untuk memperkuat literasi dan tata kelola penyiaran.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Pemprov Aceh Usulkan APBA 2027 Rp10,37 Triliun, Fokus Pemulihan Pascabencana

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh mengusulkan anggaran pendapatan dan belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran…

2 hari ago

Diduga Mengantuk, Mobil Innova Terjun ke Jurang 20 Meter di Aceh Selatan

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Satu unit mobil Toyota Kijang Innova bernomor polisi (Nopol) BL 1128 DY…

2 hari ago

Operasi Patuh Seulawah 2026 Dimulai, Berlangsung hingga 8 November

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Polres Aceh Besar menggelar apel gelar pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026…

2 hari ago

458 Pejabat Abdya Ikuti ProASN BKN untuk Petakan Talenta ASN

Analisaaceh.com, Blangpidie | Sebanyak 458 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya)…

2 hari ago

Gegara Cekcok Usai Kecelakaan, Pria di Banda Aceh Tusuk Pemotor

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial ZZ (40) diduga menusuk pengendara sepeda motor, M…

4 hari ago

BBPOM Aceh Temukan Minimnya Pemahaman Aturan Obat di Swalayan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh menemukan…

4 hari ago