Categories: ACEH BARAT DAYANEWS

Kunker ke Abdya, Haji Uma Temukan Keuchik Kesulitan Salur BLT Dana Desa Karena Perpres 104

Analisaaceh.com, Blangpidie | Dalam kunjungan kerja di Aceh Barat Daya (Abdya), Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Aceh H. Sudirman, mendapati para kepala desa (Keuchik) di kabupaten setempat kesulitan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa karena terganjal Perpres Nomor 104 Tahun 2021.

Hal itu sampaikannya usai menyambangi kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) Abdya, pada Kamis (23/12/2021).

Haji Uma mengatakan, di Abdya bisa dikatakan tidak ada masalah terkait dengan anggaran dana desa itu.

“Kita ingin melihat bagaimana laporan terhadap penggunaan dana desa di tahun 2021 ini. Dan program apa saja yang sudah berhasil dalam capaian di tahun ini. Kemudian juga kita akan melihat program apa saja yang diajukan pada tahun 2022 nanti,” katanya.

Hal ini menurutnya perlu diinput, supaya diberikan pertimbangan ke dalam APBN tahun 2022 nanti pada kementrian keuangan yang tidak akan lama lagi dilakukan rapat pembahasan hal dimaksud.

“Untuk saat ini yang menjadi kendala salah satunya Perpres 104 terkait dengan BLT yang dialokasikan dari Dana Desa itu adalah 40 persen,” jelasnya.

“Ini sangat tidak bisa dieksekusi kalau memang desa itu yang penduduknya sangat sedikit, karena batasan ini idealnya jangan dilakukan penyekatan dengan Perpres itu,” sebutnya.

Lanjut Haji Uma, secara umum Anggaran desa di Abdya ini tergolong stagnan. Karena mengingat kebijakan Covid-19 ini sektor pembangunan Ril memang tidak bisa dilakukan, semua anggaran ini terserap pada penanganan Covid-19. Jadi, progres pembangunan kita tidak melihat di tahun 2021.

“Mudah-mudahan di tahun 2022 nanti ada pertumbuhan ekonomi masyarakat yang kita harapkan, semoga masyarakat ini bisa tumbuh kembali dan bisa berjalan kembali seperti biasa,” ujarnya.

Ia juga berharap, dengan dana desa yang sudah diberikan oleh pemerintah dapat mengangkat ekonomi masyarakat, termasuk di Abdya.

“Harapan kita, agar anggaran yang diberikan bisa produktif dan bisa mengangkat ekonomi masyarakat. Dan tentu kepada pemerintah pusat di dalam melakukan perencanaan itu dapat merata di semua sektor,” harapnya. (Ahlul)

Editor : Nafrizal
Rubrik : ACEH BARAT DAYA
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Zaman Akli Minta Data Penerima Bansos Abdya Harus Akurat

Analisaaceh.com, Blangpidie | Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Zaman Akli menegaskan pentingnya optimalisasi peran…

14 jam ago

Jubir Pemerintah Aceh Tegaskan Isu Catut Nama Mualem Dukung Demonstran adalah Hoaks

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh membantah keras informasi yang beredar di media sosial terkait…

14 jam ago

BPS Catat Pengangguran Aceh Meningkat 7.430 Orang

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Keadaan ketenagakerjaan di Aceh pada Februari 2026 menunjukkan adanya peningkatan jumlah…

16 jam ago

Zaman Akli Serahkan SK kepada 66 PNS Formasi 2024

Analisaaceh.com, Blangpidie | Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Zaman Akli secara resmi menyerahkan Surat…

16 jam ago

1.934 Manuskrip Jadi Bahan Kajian Mahasiswa UIN Ar-Raniry

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Mahasiswa Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) Fakultas Adab dan…

16 jam ago

Komisi IV DPRK Banda Aceh Minta Audit Seluruh Daycare

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh menyampaikan sejumlah rekomendasi…

16 jam ago