Categories: NEWS

Kunker ke Abdya, Kapolda Aceh Ingatkan Bahaya Judi Online

Analisaaceh.com, Blangpidie | Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menegaskan pentingnya sinergi antara instansi pemerintah daerah dan kepolisian demi memajukan kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Penegasan ini disampaikan Marzuki Ali Basyah saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Abdya pada Sabtu (18/10/2025) yang berlangsung di Pendopo Bupati Abdya.

Menurutnya, kunker ini bertujuan untuk mengecek kesiapsiagaan personil kepolisian, memperkuat dukungan antar instansi vertikal serta meninjau langsung kondisi masyarakat di Abdya.

“Alhamdulillah, setelah kita melakukan kegiatan, kita tahu semua kekuatan kita. Selanjutnya, kami melaksanakan kunjungan dan silaturahmi dengan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Abdya,’ kata Irjen Pol Marzuki Ali Basyah saat diwawancarai wartawan di sela-sela kunker ke Abdya.

Marzuki menyebutkan, kegiatan ini juga bertujuan meyakinkan bahwa silahturahmi yang terjalin akan menjamin kerjasama yang baik antara pemerintah dan Polri. Selain itu, upaya ini juga untuk menyelaraskan program-program pembangunan pemerintah kabupaten (Pemkab) yang dipimpin Bupati dengan program pengamanan oleh kepolisian.

“Sinergi ini juga melibatkan Kodim, Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Dewi Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Abdya. Tujuannya agar semua pihak dapat bersinergi sehingga Abdya dapat lebih maju kedepannya.

“Harapannya, upaya sinergi ini akan mendorong kemajuan Abdya di masa depan,” ujarnya.

Terkait maraknya judi online dan penyalahgunaan narkoba, Irjen Marzuki memberikan pesan keras kepada kalangan anak muda di Abdya. Menurutnya, persoalan judi online secara hukum akan terus ditindak oleh polri.

“Masalah judi online itu secara hukum kami akan terus menindak, termasuk juga dengan narkoba,” ucap Marzuki.

Namun, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menjelaskan bahwa penanganan narkoba tidak semata-mata bersifat penindakan, melainkan upaya pencegahan dan rehabilitasi bagi para korban.

“Jangan salah persepsi dengan rehabilitasi, apa semua orang mau dibebaskan semua?, tidak. Dia itu kan korban, kita sembuhkan dan kita kembalikan ke masyarakat,” terangnya.

Untuk judi online, Kapolda berpesan agar masyarakat lebih bijak dan jeli. Ia mengingatkan bahwa masyarakat harus waspada judi online karena secara sosial-ekonomi praktik judi online akan memiskinkan masyarakat dan menguntungkan pihak lain.

“Untuk judi online kita harapkan masyarakat lebih jeli, karena judi online itu memiskinkan kita semua, menguntungkan orang lain. Bagaimana kalau uangnya kita buat saja untuk pembangunan masjid,” ungkap Irjen Pol Marzuki Ali Basyah.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Aceh Padam Lagi di Malam Meugang Jelang Iduladha, PLN Sebut Sistem Kelistrikan Belum Stabil

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sejumlah wilayah di Aceh kembali mengalami pemadaman listrik pada Senin (25/5/2026)…

1 hari ago

Tarmizi soal Oknum Minta Daging Pakai Nama Bupati: Lempar ke Jidatnya

Analisaaceh.com, Meulaboh | Bupati Aceh Barat Tarmizi menegaskan tidak akan mentolerir praktik permintaan daging meugang…

2 hari ago

Trauma Tragedi 1999 Kembali Diingat, Keluarga Teungku Bantaqiah Desak Pemerintah Cabut Izin Tambang Beutong

Analisaaceh.com, Suka Makmue | Ketegangan di kawasan Lembah Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, kembali…

3 hari ago

Listrik di Sebagian Abdya Mulai Normal Pascablackout, PLN Terus Lakukan Pemulihan

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pasokan listrik di sebagian wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai kembali…

3 hari ago

79 Persen Penyulang di Aceh Sudah Kembali Normal

Analisaaceh.com, Banda Aceh | PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh menyatakan sebanyak 79…

3 hari ago

Wamenkes Sebut Imunisasi Anak di Aceh Baru Capai 33 Persen

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono menyoroti rendahnya cakupan imunisasi…

3 hari ago