Categories: NEWS

Kemenag Ajak Masyarakat Laporkan Dugaan Kekerasan Lewat Aplikasi AMAN

Analisaaceh.com, Jakarta | Kementerian Agama (Kemenag) mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan dugaan kekerasan di lingkungan pendidikan melalui Aplikasi Manajemen Aduan Anti Kekerasan (AMAN).

Aplikasi ini menjadi bagian dari Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas RANA) dalam memperkuat perlindungan anak.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, mengatakan setiap anak berhak mendapatkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Karena itu, Kemenag terus mendorong hadirnya sistem perlindungan anak yang lebih responsif dan berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.

“Melalui Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak, kami ingin memastikan setiap anak dapat tumbuh, belajar, dan berkembang dalam lingkungan yang aman serta terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan,” ujar Thobib, Rabu (22/7/2026).

Aplikasi AMAN dapat diakses oleh santri, siswa, orang tua, tenaga pendidik, maupun masyarakat untuk melaporkan dugaan kekerasan fisik, seksual, maupun digital yang terjadi di lingkungan pendidikan.

Bagi masyarakat yang menemukan adanya dugaan kekerasan, jangan ragu untuk menyampaikan laporan melalui aplikasi AMAN yang disediakan Kementerian Agama. Setiap laporan yang masuk akan ditangani secara profesional dengan mengutamakan perlindungan korban, menjaga kerahasiaan identitas pelapor, serta memastikan proses penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain menyediakan kanal pengaduan, Kemenag juga terus memperkuat perlindungan anak melalui penguatan regulasi, implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, pengembangan lingkungan belajar ramah anak, serta penanganan kasus yang berorientasi pada pemulihan korban.

Thobib menegaskan, partisipasi masyarakat sangat penting dalam menciptakan ruang belajar yang aman dan bebas dari kekerasan.

“Satu laporan dapat menyelamatkan banyak anak. Karena itu, jangan ragu memanfaatkan kanal pengaduan apabila mengetahui atau mengalami dugaan kekerasan. Bersama-sama kita wujudkan ruang belajar yang aman, penuh kasih, dan melahirkan generasi Indonesia yang cerdas, berakhlak, dan bermartabat,” pungkasnya.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Gegara Cekcok Usai Kecelakaan, Pria di Banda Aceh Tusuk Pemotor

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial ZZ (40) diduga menusuk pengendara sepeda motor, M…

20 jam ago

BBPOM Aceh Temukan Minimnya Pemahaman Aturan Obat di Swalayan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh menemukan…

21 jam ago

1.995 UMKM Terdampak Bencana di Aceh Selatan Lolos Verifikasi, 594 Data Diusulkan Ulang

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Sebanyak 1.995 pelaku Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh…

1 hari ago

Nelayan Abdya Temukan Mayat di Perairan Simeulue, Diduga ABK KM Sukma Baru yang Hilang

Analisaaceh.com, Blangpidie | Nelayan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menemukan sesosok mayat di perairan Simeulue…

2 hari ago

Kapolri Tinjau Laboratorium Sabu di Pidie, 1,2 Ton Barang Bukti Disita

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meninjau laboratorium narkotika ilegal yang…

2 hari ago

Diduga Sediakan Tempat Prostitusi di Aceh Barat, Tiga Perempuan dan Seorang Pria Ditangkap Polisi

Analisaaceh.com, Meulaboh | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Barat empat orang yang diduga terlibat…

2 hari ago