Bupati Abdya, Safaruddin saat menyampaikan sambutan pada pelantikan pejabat Eselon III, IV, dan Kepala Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Abdya, yang berlangsung di ruang Lobi Kantor Bupati Abdya, Selasa (2/6/2026). Foto: Ahlul Zikri/Analisaceh.com
Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin menegaskan bahwa jabatan yang diberikan kepada aparatur sipil negara (ASN) bukanlah sebuah hadiah, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan, baik di hadapan negara maupun Allah SWT.
Penegasan itu disampaikan Safaruddin saat menyampaikan sambutan pada pelantikan pejabat Eselon III, IV, dan Kepala Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Abdya, yang berlangsung di ruang Lobi Kantor Bupati Abdya, Selasa (2/6/2026).
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Abdya, Amrizal berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Abdya Nomor 376 dan Nomor 377 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan administrator, pengawas dan Kepala Puskesmas di lingkungan Pemkab Abdya.
Dalam sambutannya, Bupati Safaruddin mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak terlena dengan jabatan baru, dan memahami makna amanah yang melekat pada jabatan yang diemban.
Menurutnya, banyak orang yang melupakan makna syukur dan menganggap jabatan sekedar hadiah istimewa. Padahal, amanah jabatan itu merupakan sebuah tanggung jawab besar dengan konsekuensi yang tinggi.
“Makna syukur ini sering kita lupakan. Kadang-kadang amanah yang diberikan itu seperti kado yang sangat istimewa, padahal seyogyanya amanah itu menempatkan nilai dosa yang jauh lebih besar ketimbang orang biasa. Sebab, jabatan yang diberikan bukan hanya dipertanggungjawabkan di hadapan hukum negara, tetapi juga di hadapan Allah SWT. Karena itu, setiap pejabat harus bekerja dengan penuh tanggung jawab dan integritas,” kata Safaruddin.
Safaruddin menegaskan bahwa dirinya terus berupaya setiap hari untuk mewujudkan visi ‘Arah Baru Abdya Maju’. Oleh karena itu, ia meminta ritme kerja ASN dapat mengimbangi semangat pimpinan yang menginginkan lompatan inovasi.
Menurutnya, birokrasi saat ini membutuhkan aparatur yang mampu beradaptasi dengan perubahan, melahirkan inovasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Saya ingin melihat sejauh mana kesiapan pejabat yang dilantik hari ini. Pemerintahan sekarang membutuhkan terobosan dan inovasi baru agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujarnya.
Secara khusus, Bupati Safaruddin memberikan instruksi keras kepada Kepala Dinas Pendidikan Abdya terkait syarat kelulusan dan penerimaan siswa baru pada tahun ajaran mendatang.
“Mulai tahun ajaran baru ini, tidak ada siswa yang tidak bisa baca Al-Quran yang diluluskan atau diterima masuk SMP dan SMA. Saya minta Disdik mencari formulasi bersama pimpinan dayah, MPU, Dinas Syariat Islam, dan Dinas Dayah,” perintahnya tegas.
Ia memastikan aturan ini berlaku mutlak bagi seluruh kalangan tanpa pandang bulu.
“Tidak ada anak Kajari, anak Kapolres, backing-nya Dandim, backing-nya Ketua DPRK, atau keponakan Bupati. Semua wajib bisa baca Al-Quran,” tambahnya.
Ia juga menyoroti masih rendahnya kualitas sejumlah layanan publik, termasuk pelayanan kesehatan. Karena itu, seluruh kepala SKPK, kepala puskesmas, dan pejabat yang baru dilantik diminta meningkatkan kinerja serta menghadirkan inovasi di bidang masing-masing.
“Pelayanan publik harus menjadi prioritas. Saya ingin tahun kedua kepemimpinan ini menjadi tahun yang produktif dengan langkah-langkah yang nyata untuk mewujudkan Arah Baru Abdya Maju,” tegasnya.
Memasuki tahun kedua kepemimpinannya, Bupati Abdya menargetkan tahun yang produktif melalui politik anggaran yang baik. Sejumlah proyek strategis telah dipersiapkan dan dijemput penganggarannya melalui APBN, mulai dari pembangunan pasar modern, mal pelayanan publik, Tugu Simpang Ceurana, venue MTQ, hingga pembebasan jalan dua jalur.
“Insyaallah sejumlah program tersebut mulai direalisasikan tahun depan. Anggaran sudah kita siapkan dan sebagian dukungan dari pemerintah pusat sedang kita jemput,” sebutnya.
Di sektor pertanian, kata Safaruddin, Pemkab Abdya juga terus mempersiapkan infrastruktur, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta program optimalisasi lahan (opla) untuk meningkatkan produktivitas petani.
Namun, Safaruddin menyayangkan belum semua instrumen birokrasi memiliki semangat yang setara dengannya. Ia menyoroti sektor pelayanan kesehatan di rumah sakit dan puskesmas yang dinilai belum membanggakan serta masih menerima banyak pengaduan masyarakat.
Ia menilai pelayanan rumah sakit, dinas kesehatan, dan puskesmas masih perlu ditingkatkan agar mampu menjawab menjawab harapan masyarakat yang semakin tinggi
“Saya setiap hari menerima berbagai pengaduan masyarakat. Ini menjadi bahan evaluasi agar pelayanan publik terus diperbaiki,” ujarnya.
Selain itu, Safaruddin meminta seluruh organisasi perangkat daerah untuk mulai menggali potensi daerah yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Menurutnya, berbagai aset dan potensi yang dimiliki daerah harus dikelola secara lebih produktif sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan.
Ia juga menginstruksikan Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) untuk mencari SDM terbaik guna menginovasikan aset daerah dan menggali PAD yang selama ini belum bergerak optimal.
“Berbagai aset dan potensi yang dimiliki daerah harus dikelola secara lebih produktif sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan,” ungkap Safaruddin.
Berikut nama-nama pejabat eselon III dan IV, serta Kepala Puskesmas yang dilantik:
1. Nusarrifu Kairun, S.IP – Camat Kuala Batee.
2. Lidia Sartika, S.K.M. – Kepala Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan pada Sekretariat DPRK Abdya.
3. Edy Daryanto, S.E. – Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan pada Sekretariat DPRK Abdya .
4. Lisra Yusrina, S.E. – Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Abdya.
5. Azhar, S.IP. – Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Abdya .
6. Jufrizal, S.Pt. – Sekretaris Dinas Pertanahan Kabupaten Abdya
7. Mawardi, S.H. – Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Abdya
8. Mahfudhi, S.Kom. – Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Abdya
9. Jasman, S.E. – Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Abdya
10. Asma Juwita, S.H. – Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Abdya
11. Nadia Hanoum, S.IP. – Kepala Bidang Ketenagaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Abdya
12. Indra Putra, S.Kom. – Kepala Bidang Layanan E-Government, Statistik dan Persandian pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Abdya
13. Diski Rahamdy, S.E. – Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi dan Pembinaan Keuangan Gampong pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten
14. Hendra Utama, S.E. – Kepala Bidang Pemerintahan Mukim, Gampong dan Lembaga Kemasyarakatan pada dinas pemberdayaan masyarakat, pengendalian penduduk dan pemberdayaan perempuan kabupaten Abdya
15. Anna Miselva, S.E., Ak. – Kepala Bidang Perencanaan, Pengembangan, Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan Daerah pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Abdya
16. Sawalina Syukrillah, S.K.M. – Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Abdya.
17. Syabrani, S.Ag. – Kepala Bidang Dakwah dan Peribadatan pada Dinas Syariat Islam Kabupaten Abdya
18. Nur Atiyah, S.Ag. – Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Syariat Islam pada Dinas Syariat Islam Kabupaten Abdya
19. Munawar, S.T. – Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Abdya
20. Yatul Hidayat, S.TP., M.Si. – Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Abdya.
21. Mardianto, S.E., M.M. – Sekretaris Kecamatan Jeumpa.
22. Asril, I.H. – Kepala Subbidang I pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Abdya
23. Ruslan, S.A.P. – Kepala UPTD Pengelola Masjid Agung pada Dinas Syariat Islam Kabupaten Abdya
24. Yusnizar, S.E. – Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Abdya
25. Vera Fitriyandina, S.ST., M.K.M. – Kasubbag Program dan Pelaporan pada UPTD RSUD Teungku Peukan Kabupaten Abdya
26. Ners. Asnila Devi, S.Kep. – Kepala Seksi Ketenagaan dan Etika Profesi pada UPTD RSUD Teungku Peukan Kabupaten Abdya
27. Wilda Maifira, S.Tr.Keb., Bd – Kepala UPTD Puskesmas Perawatan Tangan-Tangan kabupaten Abdya
28. drg. Khalid Mubarak – Kepala UPTD Puskesmas Perawatan Blangpidie Kabupaten Abdya
29. Bd. Ayu Novi Hastuti, SST., S.Keb. – Kepala UPTD Puskesmas Susoh Kabupaten Abdya
30. drg. Miranda Purnama Sari Fauzi – Kepala UPTD Puskesmas Sangkalan kabupaten Abdya
Analisaaceh.com, Aceh Besar | Tim SAR Gabungan masih belum menemukan Faiz Hidayat (23), pendaki yang…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya),…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Oknum anggota polisi berinisial Aiptu ZK yang mengajukan penangguhan terhadap dua…
Analisaaceh.com, Aceh Besar | Seorang pendaki asal Kabupaten Aceh Utara dilaporkan hilang saat melakukan pendakian…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Personel Polsek Lueng Bata menangkap seorang pria berinisial AF alias Bedu…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Barat Daya (Abdya), Amrizal menyatakan…
Komentar