Sidang kasus korupsi Kuala Gigieng di Pengadilan Negeri Tindakan Pidana Korupsi Banda Aceh, Kamis (29/9/2022). Foto: Yuna/analisaaceh.com
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Lima terdakwa kasus korupsi pembangunan jembatan Kuala Gigieng, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie dituntut 5 hingga 8 tahun penjara.
Hal itu dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Fery Icksan dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Kamis (29/9/2022).
Dalam sidang tersebut, empat terdakwa yakni Fajri mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh, Johneri Ferdian sebagai Pengguna Anggaran, Kurniawan sebagai Kuasa Pengguna Anggaran yang juga Kepala UPTD Wilayah I Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan, dan Ramli (Shigen Engineering PT Nuansa Galaxy) dituntut 5 tahun 6 bulan penjara.
Sedangkan Saifuddin sebagai Wakil Direktur CV Pilar Jaya dituntut dengan 8 tahun 6 bulan penjara.
Fery Icksan mengatakan bahwa para terdakwa terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 ayat (1) huruf a,b ayat (2) dan (3) UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
“Para terdakwa telah melakukan perbuatan melanggar hukum sehingga merugikan negara sebesar Rp1,6 miliar lebih,” ujarnya.
Fajri dituntut denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan, Johneri Ferdian Rp300 juta dan subsider 6 bulan kurungan, Ramli dituntut dengan denda Rp300 subsider 3 bulan kurungan, dan Kurniawan dituntut dengan denda Rp300 subsider 6 bulan penjara.
Sedangkan Saifuddin dituntut dengan Rp500 juta subsider 6 bulan dan uang pengganti kerugian sebanyak Rp1,6 miliar.
“Dan apabila uang pengganti tersebut tidak dibayar akan disita harta benda, jika tidak ada harta benda makan tambahan pidana penjara 4 tahun,” kata JPU.
Analisaaceh.com, Aceh Besar | Personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Mesjid Raya telah mengamankan satu…
Analisaaceh.com, IDI | Pengadilan Negeri Idi menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara kepada terdakwa berinisial AS…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh mendorong penguatan Dana Otonomi Khusus (Otsus) dalam revisi Undang-Undang…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Arijal, menyampaikan sebanyak…
Analisaaceh.com, Sinabang | Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh, Riyanto,…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia…
Komentar