Categories: NEWS

Mahasiswa Aceh Kembali Turun Jalan, Tolak Qanun JKA: “Cabut, Bukan Dievaluasi”

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh kembali menggelar aksi demonstrasi jilid II di halaman Kantor Gubernur Aceh, Senin (11/5/2026).

Massa mulai memadati kawasan halaman kantor Gubernur sejak siang dan bertahan hingga sore hari dengan tuntutan utama mendesak Pemerintah Aceh mencabut kebijakan terkait Qanun Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

Aksi yang merupakan lanjutan dari demonstrasi pekan lalu itu berlangsung panas. Massa sempat membakar ban di depan gerbang kantor gubernur sebagai bentuk protes terhadap sikap pemerintah yang dinilai tidak serius merespons tuntutan masyarakat.

Dengan membawa spanduk dan pengeras suara, para mahasiswa bergantian menyampaikan orasi. Mereka menilai penerapan qanun JKA saat ini justru menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terutama terkait akses layanan kesehatan yang dianggap semakin menyulitkan warga.

“Kami datang bukan untuk mendengar janji evaluasi. Yang kami tuntut jelas, cabut kebijakan ini,” teriak salah satu orator dari atas mobil komando.

Suasana aksi sempat memanas ketika massa meminta perwakilan Pemerintah Aceh menemui demonstran secara langsung. Menjelang sore, Asisten I Sekda Aceh Bidang Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, Syakir, akhirnya keluar menemui massa aksi.

Di hadapan demonstran, Syakir menyampaikan bahwa penerapan qanun JKA terus dievaluasi oleh pemerintah. Ia meminta mahasiswa memberi ruang kepada pemerintah untuk melakukan pembenahan terhadap berbagai persoalan yang muncul dalam implementasi kebijakan tersebut.

Namun pernyataan itu tidak diterima massa. Mahasiswa tetap bersikeras menolak kebijakan tersebut dan meminta pemerintah segera mencabutnya, bukan sekadar melakukan evaluasi.

“Evaluasi bukan jawaban. Dari awal kami sudah dengar, minggu lalu dari Sekda juga evaluasi, sekarang kami minta dicabutkan,” ujar salah seorang peserta aksi.

Meski sempat diwarnai ketegangan dan aksi bakar ban, demonstrasi berlangsung dalam pengawalan aparat keamanan. Hingga sore hari, massa masih bertahan di depan Kantor Gubernur Aceh sambil terus menyuarakan tuntutan mereka.

Sebelumnya, aksi serupa juga telah digelar pada pekan lalu dengan tuntutan yang sama. Namun karena dinilai belum mendapat respons konkret dari Pemerintah Aceh, mahasiswa kembali turun ke jalan dalam jumlah lebih besar pada aksi jilid II ini.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Mahasiswa Bertahan Hingga Malam di Kantor Gubernur Aceh, Tunggu Gubernur Temui Massa

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Massa aksi dari Aliansi Mahasiswa Aceh masih bertahan di halaman Kantor…

1 jam ago

Polda Aceh Proses Hukum Penyebar Fitnah Sekda Nasir

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Penyidik Unit Siber Polda Aceh menetapkan seorang pria berinisial J sebagai…

1 jam ago

Separuh Jamaah Haji Aceh Telah Diberangkatkan ke Arab Saudi

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Dari total 14 kloter yang dijadwalkan berangkat tahun ini, tujuh kloter…

1 jam ago

Abdya Siapkan Kafilah Terbaik Menuju MTQ Aceh 2027

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) terus berupaya melahirkan generasi Qur'ani…

1 jam ago

RSUDZA Layani Hingga 2.000 Pasien per Hari di Tengah Transisi Pergub JKA

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh tetap…

1 jam ago

Pascabanjir, Sawah di Beutong Ateuh Terbengkalai

Analisaaceh.com, Suka Makmue | Hampir enam bulan berlalu sejak bencana longsor dan banjir menerjang Kecamatan…

1 jam ago