Categories: NEWS

Mualem Surati Presiden soal Blok Andaman, Ini Empat Poin Usulan Pemerintah Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh mengungkap empat poin utama yang disampaikan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), kepada Presiden RI Prabowo Subianto dalam surat terkait pengelolaan minyak dan gas (migas) Lapangan Tangkulo di Wilayah Kerja (WK) South Andaman.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan surat bernomor 500.16.7.2/7039 tertanggal 25 Juni 2026 tersebut telah diterima Kementerian Sekretariat Negara pada 30 Juni 2026.

Menurut Nurlis, surat itu merupakan respons Pemerintah Aceh terhadap persetujuan Rencana Pengembangan (Plan of Development/PoD) I Lapangan Tangkulo yang sebelumnya disetujui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.

“Gubernur Mualem mengusulkan yang terbaik untuk negara ini, khususnya untuk Aceh. Sekarang kita menunggu respon Pemerintah Pusat,” kata Nurlis di Banda Aceh, Selasa (7/7/2026).

Ia menjelaskan, sebelum surat dikirim, Pemerintah Aceh terlebih dahulu menggelar rapat bersama unsur pemerintah, akademisi, pakar migas, dan para pemangku kepentingan untuk mengkaji PoD I Lapangan Tangkulo.

“Dari hasil rapat inilah yang menjadi inti surat gubernur,” ujarnya.

Nurlis menyebut terdapat empat poin utama dalam surat tersebut. Pertama, Pemerintah Aceh meminta peninjauan kembali skema bagi hasil migas yang dinilai masih terlalu kecil, yakni 4 persen untuk gas dan 6 persen untuk minyak.

“Dirasionalkan dengan kepentingan nasional dan Aceh,” katanya.

Kedua, Pemerintah Aceh mengusulkan agar pengolahan gas mentah dilakukan di darat (onshore) melalui Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun dengan memanfaatkan infrastruktur eks PT Arun NGL yang telah tersedia.

Ketiga, Gubernur Aceh meminta Presiden Prabowo mengarahkan Menteri ESDM untuk meninjau dan merevisi persetujuan PoD I Lapangan Tangkulo di Wilayah Kerja South Andaman.

“Poin berikutnya, Gubernur Mualem juga meminta alokasi khusus minyak dan gas bumi untuk Aceh,” ujar Nurlis menjelaskan poin keempat surat tersebut.

Ia menambahkan, kawasan Andaman saat ini memiliki enam blok migas utama, yaitu Andaman I, Andaman II, Andaman III, Central Andaman, South Andaman, dan South West Andaman.

Lapangan Gas Tangkulo diproyeksikan mampu memproduksi sekitar 300 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD). Dari jumlah tersebut, sekitar 160 MMSCFD telah memiliki komitmen penjualan melalui Gas Sale Agreement (GSA) kepada PLN, sementara sisanya dinilai berpotensi mendorong berkembangnya berbagai industri hilir di Aceh.

Selain gas, Lapangan South Andaman juga diperkirakan menghasilkan sekitar 7.500 barel kondensat per hari yang dapat diolah menjadi nafta, kerosin, hingga gasoline sebagai bahan baku industri petrokimia dan bahan bakar.

“Kondensat akan menjadi penggerak lahirnya kilang (refinery). Dampak ekonomi sesungguhnya akan muncul ketika berbagai industri hilir itu mulai berdiri dan beroperasi,” kata Nurlis.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Polisi Tangkap Sopir Truk Tangki Pengangkut 5 Ton Bio Solar Subsidi

Analisaaceh.com, Suka Makmue | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nagan Raya menangkap seorang pria berinisial…

2 hari ago

Harga Gabah di Abdya Sempat Anjlok, Bulog Ingatkan Pengepul soal HPP

Analisaaceh.com, Blangpidie | Perum Bulog Kantor Cabang Blangpidie meminta petani di Aceh Barat Daya (Abdya)…

2 hari ago

Gubernur Aceh Imbau Warga Waspadai Kabut Asap, Minta Posko Karhutla Diaktifkan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap…

6 hari ago

Bawa 76 Liter Solar Subsidi dan Pompa Penyedot, Pria Nagan Raya Ditangkap

Analisaaceh.com, Meulaboh | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Barat menetapkan seorang pria berinisial S…

6 hari ago

Kualitas Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di kawasan Barueh, Kecamatan Kota Jantho,…

6 hari ago

Kabut Asap Melanda Sumatra, Penerbangan di Bandara SIM Tetap Normal

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, memastikan operasional penerbangan tetap…

6 hari ago