Pemerintah Aceh Apresiasi dan Fasilitasi Konferensi BEM Fisip Se-Sumatera

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh melalui Staf Ahli Gubernur Aceh, Mahyuzar, mengapresiasi kegiatan konferensi BEM Fisip seluruh Sumatera ke-III yang digelar oleh BEM Fisip Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) di Aceh. Ia berharap, pertemuan mahasiswa seluruh Sumatera itu dapat mewujudkan aksi nyata dalam mengawal demokrasi di negeri ini.

Sebelumnya, panitia BEM Fisip se Sumatera telah beraudiensi dengan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, pada Kamis, (23/1). Audiensi itu menghasilkan sejumlah dukungan dari pemerintah Aceh untuk memfasilitasi penyelenggaraan BEM Fisip se Sumatera. Dukungan tersebut diberikan melalui sejumlah SKPA terkait.

Hal tersebut disampaikan Mahyuzar saat memberi sambutan mewakili Plt Gubernur Aceh pada pembukaan konferensi BEM Fisip Sumatera, di AAC Dayan Dawood Unsyiah, Kamis (13/2/2020).

“Sebagaimana informasi yang disampaikan kepada kami, konferensi BEM Fisip se-Sumatera ini tidak hanya diisi dengan diskusi membahas isu-isu dinamika sosial dan politik negeri ini. Tapi ada juga kegiatan yang lebih menarik lagi, yakni kompetisi debat antar mahasiswa membahas tema-tema yang tentu saja menarik untuk kita simak bersama,”kata Mahyuzar.

Menurut Mahyuzar, kemampuan debat merupakan hal yang wajib dikuasai oleh
mahasiswa ilmu sosial dan politik. Dari kegiatan debat, kata dia, mahasiswa akan terlatih untuk lebih teliti dalam membaca, komunikatif dalam berbicara, dan lebih akurat dalam menganalisa masalah.

“Jika tiga keahlian ini dapat dikuasai, maka aksi dan tindakan di lapangan tentu akan lebih efektif dan bermakna,” ujar Staf Ahli Gubernur Aceh itu.

Mahyuzar mengatakan, kegiatan debat tidak hanya bermanfaat bagi peserta debat, tapi juga bermanfaat meningkatkan wawasan mereka yang mendengarkannya. Dengan mengikuti debat ilmiah, kata dia, seseorang dapat meningkatkan kemampuan problem – solving, kognitif dan skill presentasinya.

“Paling tidak, melalui aktivitas debat mahasiswa akan terdorong untuk mengembangkan kekuatan penggalangan argumen rasional, sehingga ia mampu mengorganisir dan menyajikan informasi yang menarik dan masuk akal,” kata Mahyuzar.

Konferensi BEM Fisip se Sumatera itu akan berlangsung selama empat hari, 13-16 Februari 2020. Ada sejumlah agenda dalam konferensi tersebut, di antaranya, seminar nasional, debat ilmiah dan pembahasan AD ART BEM Fisip se Sumatera.

Ikut hadir dalam pembukaan konferensi itu, antara lain, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Hendra Budian dan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD ) RI asal Aceh, Fadhil Rahmi.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

USK Sampaikan Duka Mendalam Wafatnya Mantan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Warul Walidin

Universitas Syiah Kuala (USK) menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya mantan Rektor Universitas Islam Negeri…

21 jam ago

Jelang 21 Tahun Damai Aceh, Pemulihan Korban Konflik dan Bencana Diminta Dipercepat

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang peringatan 21 tahun perdamaian Aceh, sekelompok masyarakat menyampaikan tuntutan kepada…

21 jam ago

Jelang HUT RI, Penjualan Bendera di Banda Aceh Masih Lesu

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, penjualan bendera…

21 jam ago

Pendapatan Abdya 2026 Naik, Belanja Tembus Rp1,06 Triliun

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pendapatan Daerah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada Tahun Anggaran 2026 mengalami…

21 jam ago

KUA-PPAS 2027 Diserahkan, Wabup Abdya Sampaikan Prioritas Pembangunan

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran…

21 jam ago

Mantan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Warul Walidin Meninggal Dunia

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kabar duka datang dari keluarga besar Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry…

21 jam ago